Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Sakit Hati Disebut PKI, Politisi PDIP Ini Rencanakan Bom Pesantren API
    Berita Nasional

    Sakit Hati Disebut PKI, Politisi PDIP Ini Rencanakan Bom Pesantren API

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman9 Januari 20170
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Pesantren API Magelang
    Pesantren API Magelang

    RANCAH POST – Aparat gabungan dari Reskrim dan Resmob Polsek Tegalrejo meringkus seorang Ketua RT. 04 RW. 02, Dusun Krajan, Kecamatan Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, bernama Haris Fauzi bin Sukarlan.

    Haris yang juga seorang politisi PDIP ini diduga hendak melakukan aksi terorisme dengan melakukan pengeboman di Ponpes API (Asrama Perguruan Islam) Tegalrejo Magelang. “Benar, pelaku sudah kami tangkap,” kata Brigjen Rikwanto, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Kamis (5/1/2017), di Jakarta.

    Dipaparkan Rikwanto, selain menangkap politisi PDIP bernama Haris tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor, helm, sejumlah alat tulis, kabel, isolasi, kartu perdana, arang, paralon listrik, dan satu unit handphone Nokia berwarna hitam.

    Masih diterangkan Rikwanto, politisi PDIP tersebut berencana mengebom pesantren itu lantaran sakit hati oleh perilaku Pimpinan Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API), Gus Yusup. Pelaku merasa bila Gus Yusup tidak menghargai pengabdian pelaku dengan tidak memberikan dukungan ketika pelaku mencalonkan diri menjadi anggota legislatif di bawah bendera PKB.

    Merasa tak mendapat dukungan, pelaku kemudian memutuskan untuk bergabung dengan PDIP. Namun kepindahannya tersebut malah dituding sebagai anggota PKI oleh Gus Yusup. “Dia (Gus Yusup) bilang, kamu itu PKI dan bahaya laten dengan memasang bendera merah di Tegalrejo,” ujar Rikwanto.

    Rikwanto pun menerangkan bila bom yang hendak dipasang di pesantren tersebut dengan maksud merusak citra pesantren supaya tak lagi diminati oleh siswa dan santri baru. “Nama baik pesantren itu ingin dijatuhkan oleh palaku,” lanjut dia.

    Sementara itu, atas perbuatannya, pelaku diancam dengan Pasal 7 Perppu Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Teroris jo UU RI No. 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi Undang-Undang.

    Aksi Terorisme Berita Nasional Nasional
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.