Connect with us

Puluhan Wisatawan Jerman Gelar Aksi Peduli Lingkungan di Pangandaran

Puluhan Wisatawan Jerman Gelar Aksi Peduli Lingkungan di Pangandaran

Berita Jabar

Puluhan Wisatawan Jerman Gelar Aksi Peduli Lingkungan di Pangandaran

BERITA PANGANDARAN, RANCAH POST – Demi memunguti sampah yang berserakan di Pantai Pangandaran Jawa Barat, terhitung sekitar 20 wisatawan asing asal Jerman rela tangan mereka kotor dalam rangka melaksanakan kegiatan aksi peduli lingkungan dengan cara memunguti sampah yang berserakan, Minggu (21/8/2016) kemarin.

Aksi peduli lingkungan yang dilakukan sejumlah turis asing tersebut dimaksudkan untuk menggugah masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Pangandaran supaya peduli dengan kebersihan Pantai Pangandaran.

Pertama kali dirinya menginjakan kaki di Pantai Pangandaran bersama sahabatnya delapan tahun silam, sebagaimana dikatakan salah seorang turis bernama Michael Marsch, kondisi Pangandaran sudah kotor. Namun kali ini kondisinya jauh lebih kotor.

Dikatakan Marsch, bukanlah ikan yang ia dapati saat snorkling melainkan sampah. Dengan kondisi tersebut ia menyadari bahwa Pangandaran lebih kotor ketimbang delapan tahun silam.

Hal yang sama dirasakan Selina, turis asal Jerman ini pun berharap di sekitar pantai ada lebih banyak lagi tempat sampah. Bukan itu saja, petugas kebersihan pun dirasa perlu ditambah jumlahnya. Baik Marsch maupun Selina, keduanya berharap potensi wisata di Pangandaran tidak rusak gara-gara permasalahan sampah.

Aksi peduli lingkungan yang dilakukan para turis asing tersebut difokuskan di kawasan wisata pantai barat, tepatnya disekitar lapangan Boulevard. Mereka pun terlihat sangat bersemangat.

Sebagaimana dilansir Republika, melihat aksi peduli lingkungan para turis asing di Pangandaran bersama pegiat lingkungan dengan cara memunguti sampah itu, sejumlah warga dan wisatawan lokal pun ikut membantu. Namun demikian, tak sedikit dari mereka yang justru hanya menjadi penonton.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Berita Jabar

Advertisement
To Top