RANCAH POST – Kondisinya sungguh mengenaskan, tangan dan kakinya diikat lalu digantung pada sebatang kayu pada jok motor. Meski sudah tak bernyawa, perlakuan tak manusiawi masih didapatkannnya, sebatang rokok diselipkan pada mulut dua ekor beruk (Macaca nemestrina) tersebut.

Lalu foto tewasnya beruk tersebut diunggah di Facekbook dan menjadi bahan olokan pelaku, begitulah kira-kira kondisi mengenaskan dua ekor beruk yang tergambar secara viral dalam sebuah akun media sosial Facebook. Foto dibunuhnya beruk tersebut hingga kemudian diperlakukan tidak layak menuai kecaman dan reaksi keras dari para netizen, terutama netizen yang berada di Kalimantan Barat usai foto tersebut dibagikan. “Berok pun pandai merokok,” demikian kalimat yang tertera pada unggahan sebuah akun bernama Rama Dhan, Rabu (20/4/2016) kemarin.

BKSDA Kalimantan Barat tidak tinggal diam dengan terjadinya kasus tersebut. Dari hasil penelusuran, diketahui foto tersebut diunggah oleh warga Desa Sijang, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, bernama Adul. Pelaku kemudian didatangi oleh piha BKSDA Kalimantan Barat bersama dengan Babinsa dan Babinkamtibmas setelah laporan dan lokasinya diperoleh.

“Pelaku sudah ditegur dan dibina lantaran mengunggah foto tersebut, apalagi pelaku telah memperlakukan hewan tersebut secara tidak layak,” kata Kepala BKSDA Kalbar, Sustyo Iriono, Sabtu (23/4/2016) malam.

“Beberapa hari terakhir ini ulah pelaku memang telah membuat warga, khususnya pengguna media sosial di Kalimantan Barat resah dan jengkel,” lanjutnya.

Meski bukanlah satwa yang dilindungi, ucap Sustyo, keberadaan beruk saat ini sudah semakin langka. “Oleh karenanya, segala bentuk perburuan ilegal terhadap satwa liar maupun ataupun kepemilikan satwa liar yang dilindungi hanya untuk kesenangan semata harus dihentikan,” tukasnya.

Share.

Leave A Reply