Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Internasional»Dituduh Penyihir, Bocah Afrika Ini Dibuang Keluarganya dan Kelaparan
    Berita Internasional

    Dituduh Penyihir, Bocah Afrika Ini Dibuang Keluarganya dan Kelaparan

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman16 Februari 20160
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Bocah Afrika Kelaparan Diselamatkan Relawan
    Bocah Afrika Kelaparan Diselamatkan Relawan

    RANCAH POST – Betapa memilukan dan menyayat hati pemandangan yang satu ini. Dituding sebagai penyihir, seorang bocah Afrika berusia dua tahun dibuang oleh keluarganya dan biarkan mati perlahan-lahan.

    Bocah malang yang disebutkan bernama Hope, ditemukan oleh seorang wanita pekerja amal berkebangsaan Denmark, Anja Ringgren Loven, berkeliaran di jalanan Nigeria menanti ajal dengan tubuh penuh cacing dan menderita busung lapar karena kelaparan. Delapan bulan terakhir, Hope bertahan hidup dengan mengais sisa-sisa makanan yang dibuang warga.

    Loven yang tersayat hatinya dengan kondisi sang anak, lalu memberinya makanan dan memberinya air minum. Loven kemudian menyelimutinya dan membawanya ke rumah sakit terdekat.

    Tiga tahun yang lalu, Loven mendirikan Yayasan Pendidikan dan Pembangunan Anak Afrika guna membantu anak-anak yang menderita kekejaman dan diabaikan bahkan dibunuh dan dicap sebagai penyihir oleh lingkungannya.

    Loven menyebutkan, “Ribuan anak-anak dituduh dan dicap sebagai penyihir, kami semua melihat anak-anak mengalami penyiksaan, anak-anak mati dan mereka ketakutan,” tulisnya di Facebook.

    Foto yang memperlihatkan aksi Loven kemudian menjadi viral di dunia maya dan mendapat begitu banyak pujian dan meraih banyak simpati pengguna akun media sosial.

    Senin (15/2) kemarin, Loven, sebagaimana dilansir news.com.au menyebutkan, Hope kini sudah pulih dan berangsur membaik. “Hope anak yang kuat, sebuah pengalaman mengagumkan melihatnya bisa bermain dengan anak saya,” ujar Loven.

    Berita Dunia Berita Internasional Internasional Nigeria
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Heboh Fenomena ‘Hujan Cacing’ di China, Faktanya?

    14 Maret 2023

    Momen Menyentuh Lionel Messi Cium Trofi Piala Dunia Untuk Pertama Kalinya

    19 Desember 2022

    Tragedi Halloween di Itaewon, Korban Tewas Bertambah Jadi 153 Orang

    31 Oktober 2022
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.