Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Lifestyle»Unik»Warga Beijing Rogoh Kocek Rp2,2 juta Cuma Untuk Bernafas
    Unik

    Warga Beijing Rogoh Kocek Rp2,2 juta Cuma Untuk Bernafas

    Farhan AchmadFarhan Achmad16 Desember 20150
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Kabut asap di Beijing
    Kabut asap di Beijing

    RANCAH POST – Bencana kabut asap di Beijing, China akibat pencemaran polusi udara akibat industri dan kendaraan bermotor semakin parah.

    Karena khawatir tidak bisa menghirup udara segar akibat bencana asap, produksi botol oksigen kemasan semakin laris di negeri Tirai Bambu tersebut.

    Tabung atau botol udara praktis dengan merek Vitality Air itu merupakan produk dari perusahaan berbasis di Edmonton, Kanada. Pembuatnya, yaitu Moses Lam dan Troy Paquette memasarkan barang itu di situs Ebay. Mereka mengatakan oksigen di dalam kemasan itu langsung diambil dari Pegunungan Rocky.

    Sebanyak 50 botol oksigen kemasan ludes dibeli, padahal harga yang dipajang untuk ukuran 7,7 liter sangat begitu mahal, yaitu USD160 atau Rp2,2 juta.

    Menurut laman usuncut, Lam katakan, “Kita sangat sadar bila ada pasar untuk tabung oksigen jinjing ini di China,” Selasa (15/12/2015).

    Lam tambahkan, “Pengiriman perdana kami adalah 500 botol oksigen yang terjual habis dalam 4 hari, kini 4.000 botol sedang disiapkan untuk pengirimannya dari Kanada, kini hampir seluruhnya sudah terjual.”

    Minggu lalu, Beijing dan kota-kota di Timur Laut China mengalami polusi terparah. Tingkat polusi dikabarkan melebihi 976 mikrogram/meter kubik partikulat di udara. Padahal batas amannya adalah 75 mikrogram.

    Pemerintah China sendiri menyalahkan konsumsi batu bara industri dan rumah tangga sebagai penyebab bencana asap ini. Batu bara banyak dipakai 2 bulan terakhir karena musim dingin telah mencapai puncaknya. Masalahnya, angin di seantero China sedang tidak cukup kuat untuk meniup asap tersebut. Asap pun berubah menjadi polusi yang sangat parah.

    Beijing Kabut Asap Unik
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Farhan Achmad
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    saya seorang yang tidak mudah putus asa

    Related Posts

    Kabut Asap di Riau Kian Parah, Belasan Sekolah Diliburkan

    25 Februari 2019

    Beelzebufo, Katak Raksasa Pemangsa Dinosaurus

    22 September 2017

    Menangi Lomba ‘Cipokan’ Puluhan Jam, Pasangan Ini Dapat Hadiah Ribuan Dollar dan Cincin Berlian

    10 Juli 2017
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.