Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Teknologi»Sosial Media»Pria Ini Dibui 32 tahun Gara-Gara Pencet Tombol Like di Facebook
    Sosial Media

    Pria Ini Dibui 32 tahun Gara-Gara Pencet Tombol Like di Facebook

    Davian PramudyaDavian Pramudya14 Desember 20150
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Thanakorn Siripaiboon
    Thanakorn Siripaiboon

    RANCAH POST – Sungguh sial nasib pria asal Thailand ini. Ia harus dipenjara lantaran memencet tombol like pada sebuah postingan foto di Facebook. Pria yang masih berumur 27 tahun ini bernama Thanakorn Siripaiboon, ia merupakan seorang pegawai bengkel sepeda motor.

    Lebih lanjut lagi, ternyata foto tersebut adalah foto Raja Thailand Bhumibol Adulyadej, yang telah diedit, foto ini dianggap menghina sang raja. Hal tersebut sesuai dengan peraturan Thailand yang menerapkan hukuman penjara minimal 15 tahun bagi siapa saja yang menjatuhkan atau menghina kehormatan sang raja.

    Dalam kasus ini, Siripaiboon juga dituding aktif melontarkan kritikan negatif kepada raja Thailand, maka hakim menjatuhkan vonis hukuman 32 tahun bui.

    Menurut laman Metro.co.uk, Kolonel Burin Thingrapai selaku pejabat militer Tahiland katakan, “Tanggal 2 Desember lalu, (Siripaiboon) memencet tombol ‘like’ pada sebuah gambar photoshop sang raja yang di-share kepada 608 teman Facebook miliknya,” Sabtu (12/12/2015).

    Sementara itu menurut juru bicara militer Thailand, “Thanakorn saat ini ia sedang berada di bawah pengawasan militer, keadaannya hingga saat ini baik dan sehat.”

    Sementara itu, Brad Adams selaku Juru Bicara Human Rights Watch Asia meyakini bahwa Thanakorn ditangkap oleh tentara karena aktif mengkritik dugaan korupsi pemerintah. Salah satu foto atau gambar yang banyak di-share di Facebook Siripaiboon adalah grafik gelontoran uang pembangunan Taman Rajabhakti di Bangkok, yang diduga melibatkan PM Prayuth Chan-ocha.

    Adams katakan, “Kami sangat khawatir nasib Thanakorn akan berakhir buruk. 2 orang pengkritik pemerintah lainnya sebelum ini ditemukan meninggal di tahanan.”

    Hukuman atas penghina keluarga kerajaan ini merupakan praktik memang sudah biasa terjadi di Thailand sejak militer mengkudeta pemerintah pada tahun lalu.- Sungguh sial nasib pria asal Thailand ini. Ia harus dipenjara lantaran memencet tombol like pada sebuah postingan foto di Facebook. Pria yang masih berumur 27 tahun ini bernama Thanakorn Siripaiboon, ia merupakan seorang pegawai bengkel sepeda motor.

    Lebih lanjut lagi, ternyata foto tersebut adalah foto Raja Thailand Bhumibol Adulyadej, yang telah diedit, foto ini dianggap menghina sang raja. Hal tersebut sesuai dengan peraturan Thailand yang menerapkan hukuman penjara minimal 15 tahun bagi siapa saja yang menjatuhkan atau menghina kehormatan sang raja.

    Dalam kasus ini, Siripaiboon juga dituding aktif melontarkan kritikan negatif kepada raja Thailand, maka hakim menjatuhkan vonis hukuman 32 tahun bui.

    Menurut laman Metro.co.uk, Kolonel Burin Thingrapai selaku pejabat militer Tahiland katakan, “Tanggal 2 Desember lalu, (Siripaiboon) memencet tombol ‘like’ pada sebuah gambar photoshop sang raja yang di-share kepada 608 teman Facebook miliknya,” Sabtu (12/12/2015).

    Sementara itu menurut juru bicara militer Thailand, “Thanakorn saat ini ia sedang berada di bawah pengawasan militer, keadaannya hingga saat ini baik dan sehat.”

    Sementara itu, Brad Adams selaku Juru Bicara Human Rights Watch Asia meyakini bahwa Thanakorn ditangkap oleh tentara karena aktif mengkritik dugaan korupsi pemerintah. Salah satu foto atau gambar yang banyak di-share di Facebook Siripaiboon adalah grafik gelontoran uang pembangunan Taman Rajabhakti di Bangkok, yang diduga melibatkan PM Prayuth Chan-ocha.

    Adams katakan, “Kami sangat khawatir nasib Thanakorn akan berakhir buruk. 2 orang pengkritik pemerintah lainnya sebelum ini ditemukan meninggal di tahanan.”

    Hukuman atas penghina keluarga kerajaan ini merupakan praktik memang sudah biasa terjadi di Thailand sejak militer mengkudeta pemerintah pada tahun lalu.

    Facebook Thailand
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Davian Pramudya
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Full time blogger, hi tech lover.

    Related Posts

    WhatsApp Group Message History, Gak Ada Lagi FOMO di Grup!

    23 Februari 2026

    Cara Mengaktifkan FB Pro, Biar Facebook-an Dapet Cuan

    5 November 2025

    7 Aplikasi Download Reels FB dengan Kualitas Terbaik

    18 Oktober 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.