Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Rekam Demo Mahasiswa Papua, 2 Wartawan Asing Dipukuli Polisi?
    Berita Nasional

    Rekam Demo Mahasiswa Papua, 2 Wartawan Asing Dipukuli Polisi?

    I Nengah Susila YasaI Nengah Susila Yasa2 Desember 20150
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Demo Mahasiswa Papua
    Demo Mahasiswa Papua

    RANCAH POST – Dua orang wartawan asing mengaku menjadi korban tindakan kekerasan oleh pihak kepolisian ketika meliput aksi demonstrasi yang dilakukan Aliasi Mahasiswa Papua di Bunderan Hotel Indonesia, Selasa (01/12/2015) kemarin.

    Suwarjono selaku Ketua Aliansi Jurnalis Independen Indonesia mengatakan, dua wartawan asing tersebut bernama Archicco Guilliano dari ABC Australia dan Stephanie Vaessen dari Al Jazeera.

    Menurut laman Merdeka.com, Suwarjono katakan, “Terdapat 2 orang jurnalis asing yang mengalami tindakan kekerasan yang dilakukan oleh polisi,” Selasa (01/12/2015).

    Archicco menjelaskan, kekerasan yang dialaminya bermula saat ia hendak mengabadikan insiden bentrok antara polisi dan para mahasiswa Papua. Chicco katakan, “Sejumlah polisi tiba-tiba mendatangi saya, dan meminta saya untuk menghapus video di kamera.”

    Namun, ia menolak permintaan tersebut. Polisi berbalik marah dan akhirnya memukul dia. Insiden yang terjadi pada Chicco diabadikan rekannya yang juga sesama jurnalis, Stephanie, melalui kamera dari handphone miliknya.

    Stephanie katakan, “Ada lima orang polisi mendatangi saya, dan secara agresif meminta saya untuk menghapus video. kemudian HP saya diambil dan dibawa sambil menghapus video miliknya.”

    Sementara itu Suwarjono mengatakan, insiden kekerasan yang dialami 2 wartawan asing dalam demonstrasi itu merupakan bukti bahwa polisi belum sepenuhnya menyadari apa sebenarnya tugas jurnalis.

    Demo Mahasiswa Nasional
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    I Nengah Susila Yasa
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    I am web designer, writer and traveler.

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.