Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Jokowi Salah Teken Terkait BPJS JHT Menuai Kritikan
    Berita Nasional

    Jokowi Salah Teken Terkait BPJS JHT Menuai Kritikan

    I Nengah Susila YasaI Nengah Susila Yasa6 Juli 20150
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Presiden Jokowi
    Presiden Jokowi

    RANCAH POST – Kontroversi Presiden Jokowi salah teken terkait kebijakannya terus bergulir. Masyarakat kini mengkritisi penandatanganan PP (Peraturan Pemerintah) No. 46 tahun 2015 tentang Jaminan Hari Tua (JHT).

    Muchtar Pakpahan selaku Ketua Umum Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) menilai, polemik Jokowi salah teken kebijakan yang tengah bergulir menegaskan kualitas Pemerintahan Kabinet Kerja tidak bermutu.

    Muchtar katakan, “Pertama dia gampang sekali buat PP, belum dipakai tapi sudah direvisi. Datanya salah, dia bilangnya ora popo, padahal opo-opo,” Minggu (05/07/2015).

    Dia menghimbau, seorang kepala negara seharusnya tidak melakukan kesalahan secara berulang. Maka dia memprediksi era kepeminpinan Presiden Jokowi tidak akan lama jika persoalan ini terus bergulir. Muchtar tambahkan, “Tidak sampai akhir periode.”

    Presiden Jokowi beralasan merevisi PP bisa lebih cepat dilaksanakan ketimbang merevisi undang-undang, karena harus melalui proses DPR. Revisi hanya dilaksanakan pada pasal yang mengatur pencairan JHT.

    Sementara itu, pengamat pemerintahan Imam Subekhi mengatakan Presiden Jokowi masih labil berpolitik. Imam katakan, “Sama halnya saat penerbitan Perpres Uang Muka Mobil Pejabat yang diralat sendiri oleh Jokowi setelah ditandatangani, kini hal yang kurang lebih sama terjadi di PP JHT. Semuanya terjadi setelah diprotes masyarakat. Bukti Jokowi labil politik.”

    Hal ini tentunya menambah rasa khawatir masyarakat terhadap pemerintahan yang sekarang, publik merasa gelisah apabila Presiden terlanjur meneken sebuah keputusan yang merugikan rakyat.

    BPJS JHT Nasional Presiden Jokowi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    I Nengah Susila Yasa
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    I am web designer, writer and traveler.

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.