RANCAH POST – Hari ini, Samsung diketahui telah menandatangani sebuah kontrak besar dengan ARM. Kontrak ini sendiri merupakan kontrak jangka panjang untuk penggunaan GPU Mali milik ARM. Hal ini mungkin bagai kesempatan bagi Samsung, kesempatan untuk mendapatkan dukungan yang lebih baik dari ARM sendiri. Guna memperpanjang jangka penggunaan GPU Mali pada produk miliknya, baik itu dengan chipset lain maupun chip Exynos miliknya.

Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa sejak lama, Samsung memang telah menanamkan desain GPU Mali ini di chip Exynos buatannya. Sperti chip Exynos 7420 yang ditanamkan pada Galaxy S6 misalnya, yang dilegkapi dengan desain GPU Mali T760 MP 8 dengan 8 buah inti.

Sebagai mana GSMArena (05/06/2015), selama ini, GPU Mali memang sedikit kesulitan untuk berkembang. Pasalnya, seri GPU Adreno dari Qualcomm dan PowerVR dari Imagination Technologies merupakan saingan yang cukup kuat baginya. Namun dengan kerja sama baru-nya dengan Samsung ini, tampaknya kondisi akan sedikit berubah, dan peluang Mali untuk bertahan dan berkembang pun akan lebih besar di pasar teknologi.

Selama ini, ARM sendiri diketahui sudah mengenalkan berbagai produk GPU menarik, baik dari segi energi, konsumsi daya, hingga biaya. Seperti Mali-T880 yang dikatakan akan hadir pada Galaxy Note 5, lalu ada pula T820 dan T830 yang menawarkan tampilan grafis mantap, dengan harga murah.

 

Sebenarnya, selain Samsung, ARM sendiri sudah punya rekanan setia dalam hal penggunaan dan penjualan dari GPU Mali ini. Yakni MediaTek yang senan tiasa setia menggunakan GPU buatan ARM ini. Selain MediaTek, Hisilicon buatan Huawei juga diketahui gemar menggunakan GPU Mali. Namun demikian, kedua perusahaan chip ini sendiri memang memiliki posisi yang bisa dikatakan kurang kuat jika dibandingkan dengan pesaing-nya yang lain. Dan kerja sama dengan Samsung ini diharapkan dapat memberikan pengaruh positif bagi semua pihak, termasuk Samsung, ARM dan kita sendiri selaku konsumen.

 

Share.

Leave A Reply