Rabu, Desember 2, 2020
Beranda Berita Berita Nasional Pertamina Segera Hapus Premium, Bensin Pertalite RON 90-91 Diluncurkan

Pertamina Segera Hapus Premium, Bensin Pertalite RON 90-91 Diluncurkan

RANCAH POST – PT Pertamina (Persero) segera akan menghapus bensin Premium secara bertahap, mereka akan menggantinya dengan jenis bahan bakar baru bernama Pertalite. Pengusaha SPBU mengungkapkan, bensin tersebut memiliki RON 90-91.

Eri Purnomohadi selaku Ketua Umum Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) ungkap, “Bahan bakar jenis Pertalite itu jumlah RON-nya 90-91, karena Premium kan hanya RON 88, sementara Pertamax RON 92. Nah Pertalite ini akan hadir sebagai penengah di antara kedua bensin ini,” Kamis (16/04/2015).

Eri menambahkan, pengusaha SPBU pada dasarnya mendukung kebijakan Pertamina untuk menghapus Premium dan menggantinya dengan BBM yang lebih baik bagi masyarakat, dan ramah lingkungan.

Eri tambahkan, “BBM jenis ini lebih ramah lingkungan, lebih ringan, lebih bagus ketimbang Premium, namun harganya lebih murah dari Pertamax, jadi masyarakat mempunyai tambahan pilihan bahan bakar.”

Lebih lanjut lagi Eri mengungkapkan, pemerintah juga memberi batas waktu kepada Pertamina untuk menghilangkan Premium secara bertahap paling lambat selama 2 tahun, atau di 2017.

Hal tersebut senada seperti yang dikatakan Andy Noorsaman selaku Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Andy katakan, “BBM ini tidak diberikan subsidi. Harganya ditentukan sendiri oleh Pertamina, kalau pemerintah ikut-ikutan mengatur harga, seperti sekarang ini, lama-lama Pertamina bisa rugi,” Kamis (16/04/2015).

Andy menambahkan, Pertamina sudah meminta izin kepada BPH Migas untuk meluncurkan produk BBM jenis baru pengganti premium ini. Andy tambahkan, “Pak Ahmad Bambang, (Dir. Pemasaran Pertamina) sudah bilang kepada BPH Migas.”

Andy menjelaskan, memang tujuan diluncurkannnya Pertalite ini sebagai pengganti premium secara bertahap. Masyarakat juga akan mendapatkan pilihan BBM lebih baik, namun harganya tidak terlalu membebani.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here