RANCAH POST – Salah satu media sosial yang cukup populer, LinkedIn telah melakukan inovasi baru dengan menyediakan jasa pelatihan secara online, atau bisa dikatakan sebagai kursus online. Pelatihan ini sendiri ditujukan untuk membantu para penggunanya untuk mendapatkan kemampuan dan kredibilitas yang lebih baik lagi. Serta untuk meningkatkan profesionalitas penggunanya.

Seperti yang kita ketahui selama ini, bahwa LingkedIn merupakan salah satu media sosial yang cukup populer, yang merupakan tempat bagi ribuan bahkan mungkin jutaan orang untuk berkumpul, berinteraksi serta mencari lahan pekerjaan. Dan bahkan bisa menjadi tempat untuk para pengusaha mencari sumber daya manusia yang dirasanya pas.

Nah, sebagaimana dilansir laman Cnet (13/04/2015), untuk melakukan terobosan baru ini, LinkedIn telah mengakuisi sebuah perusahaan bernama Lynda.com, yang mana merupakan situs pelatihan online yang dikelola oleh tenaga-tenaga ahli di setiap bidang, yang bertujuan untuk membantu pengguna dalam meningkatkan kemampuan, skil serta profesionalitas mereka dalam bidang yang mereka tekuni. Visi dan Misi dari situs ini sendiri cukup sejalan dengan LinkedIn yang memiliki tujuan untuk menyediakan lahan bagi para pekerja untuk mencari pekerjaan, serta menyediakan wadah bagi para pemilik perusahaan yang membutuhkan sumber daya manusia yang profesional dan dapat diandalkan.

Dan demi untuk mewujudkan tujuan utama itu, sang CEO LinkedIn, Jeff Winer tidak ragu untuk merogoh kocek hingga 1,5 miliar dolar atau senilai dengan Rp. 19,5 triliun, demi menyatikan kedua misi tersebut dan mewujudkan apa yang selama ini diinginkan oleh setiap pengguna.

Layanan pelatihan dari LinkedIn sendiri menawarkan menu pelatihan online berupa materi profesional mulai dari bidang Web Desain & Development, Computer Programming, Animation, Video Production&Editing hingga Education & Bussines. Dan program pelatihan ini disajikan dalam dua pilihan paket. Yang pertama adalah paket dasar dengan biaya senilai US$250 atau sekitar Rp.3,2 jutaan, yang akan berlangsung selama setahun. Sementara paket lainnya adalah paket pelatihan berkelas premium, dengan biaya pelatihan senilai US$ 375 atau setara dengan Rp. 4,8 jutaan.

Share.

Leave A Reply