Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Teknologi»Internet»Bisnis Broadband Dengan Pemerintah, Telkom Untung Gede?
    Internet

    Bisnis Broadband Dengan Pemerintah, Telkom Untung Gede?

    Davian PramudyaDavian Pramudya11 Juni 20140
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Telkom Indonesia
    Telkom Indonesia

    RANCAH POST – Tampaknya Telkom saat ini sedang berusaha menjajal bisnis dengan pihak pemerintah. Hal ini juga tampaknya dipengaruhi oleh dominasi Telkom di bidang koneksi informasi di dalam negeri. Mungkin Telkom merasa lebih tenang jika berbisnis dengan pemerintah. Pasalnya, saat ini saja Telkom berhasil mengantongi Rp 50 miliar setiap bulannya dari jualan koneksi broadband di sektor pemerintahan melalui program G-Connect alias Government Connectivity.

    Seperti diungkap Direktur Enterprise & Business Services Telkom Muhammad Awaluddin, angka Rp 50 miliar per bulan itu berhasil dibukukan terhitung sejak Mei 2014.

    “Hingga Mei posisinya per bulan seperti itu. Jangan lihat angkanya, itu mainan baru untuk mendatangkan pendapatan baru. Itu sudah bagus performanya,” kata Awaluddin saat berbincang dengan detikINET, Rabu (11/6/2014).

    Diungkapkannya, sebagian kabupaten belum tersentuh karena tengah menunggu pembangunan serat optik Sulawesi-Maluku-Papua Cable System (SMPCS). Proyek ini mencakup penggelaran Kabel Laut sepanjang 5.444 km dan Kabel Darat sepanjang 655 km dan menelan investasi sekitar Rp 1,7 triliun.

    G-Connect yang digagas Telkom berupa penyediaan kabel optik di sejumlah site, yang terdiri dari Kantor Pemkab/Pemkot, Kantor LPSE Pemkab & Pemkot, Kantor Polres, Kantor Kodim dan juga Kantor Provinsi di seluruh Indonesia.

    Telkom rencananya menyediakan bandwidth sampai dengan 50 Gbps untuk total 501 Pemkab/Pemkot dan 33 Pemprop dengan alokasi bandwidth di masing masing Pemkab/Pemkot sebesar 100 Mbps.

    G-Connect ini masuk ke dalam flagship Indonesia Digital Government (IndiGov). Tahun lalu investasi untuk program IndiGov sendiri mencapai Rp 102 miliar.

    IndiGov konsepnya dibentuk melalui pendekatan 3G, yakni : G-Society, G-Connect dan G-Cloud. Government Digital Society (G-Society) di mulai dengan pembentukan komunitas Government. G-Cloud berupa penyediaan Government Content yang berbasis komputasi awan.

    “Saat ini pencapaian realisasi program Indigov hingga 30 Mei 2014 sudah menembus 13 Gbps untuk 407 kabupaten/kota dari 510 kabupaten kota di seluruh Indonesia. Semoga di tahun 2014 konsumsi bandwidth IndiGov bisa menembus 20 Gbps,” harapnya.

    Internet Telkom
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Davian Pramudya
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Full time blogger, hi tech lover.

    Related Posts

    5 Cara Mengatasi HP yang Tidak Bisa Mengakses Internet

    20 Maret 2024

    Cara Menyimpan Kuota agar Tidak Hangus Tanp Harus Mengisi Pulsa

    23 Februari 2024

    Sambut Event 11.11, Shopee Tawarkan Voucher Makan Rp1 dan Ribuan Voucher Promo ShopeePay

    6 November 2020
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.