Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Dampak Debu Vulkanik Akibat Letusan Gunung Sangeang Masih Terasa
    Berita Nasional

    Dampak Debu Vulkanik Akibat Letusan Gunung Sangeang Masih Terasa

    I Nengah Susila YasaI Nengah Susila Yasa11 Juni 20140
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Gunung Sangeang
    Gunung Sangeang

    RANCAH POST – Gunung Sangeang sudah berhenti meletus. Namun, dampak debu masih menghantui masyarakat Desa Sangeang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bina, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

    Meski demikian, aktivitas warga masyarakat yang bertempat tinggal delapan kilometer di puncak gunung itu telah berlangsung normal.

    “Tinggal dampak dari debu yang tersisa yang diterbangkan angin terasa menggangu warga. Bantuan masker diperlukan,” kata Amir Mutar, staf Disaster Risk Management lembaga kemanusiaan nasional PKPU kepada Tribunnews, Selasa (10/6/2014).

    Lembaga kemanusiaan nasional PKPU berada di sana untuk memberikan bantuan, berupa  dapur air bagi masyarakat, membagi-bagikan air mineral, roti dan masker.

    Wilayah ini paling terkena dampak meletusnya gunung Sangeangapi yang meletus, Jumat (30/5/2014) sekitar pukul 16.00 WIB.  Desa ini berada di sekitar 8 km dari puncak gunung.

    Tidak ada korban luka-luka maupun korban jiwa, tidak ada kerusakan rumah. Lahan pertanian ludes dan  ribuan ternak juga diperkirakan mati. Wilayah kepulauan Sangeang sendiri sebenarnya tidak dihuni oleh masyarakat secara permanen.

    “Mereka hanya tinggal sementara sekitar 3 sampai 4 bulan atau musiman saja. Hanya untuk mengurus ternak dan pertaninan meraka,” katanya.

    Ada tujuh desa di kecamatan Wera yaitu Desa Toitoi, Sangeang, Tadewa, Ranggasolo, Bala, Kalagena, dan Paipai. Total penduduk di kecamatan ini sebanyak 7.328 jiwa atau 1.748 KK.

    Untuk menuju kecamatan Wera dari kota Bima berjarak kurang lebih 70 km atau sekitar 2 sampai 3 jam perjalanan.

    Abu Vulkanik Gunung Meletus
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    I Nengah Susila Yasa
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    I am web designer, writer and traveler.

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.