RANCAH POST – Para Mahasiswa tidak lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tidak  perlu patah semnagat atau putus harapan. Sebab, mereka masih bisa mendaftar melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Kepala Bagian Humas Universitas Brawijaya, Susantinah Rahayu mengatakan, pendaftaran calon mahasiswa di jalur SBMPTN sudah dimulai sejak 12 Mei 2014 hingga 6 Juni 2014, bisa melalui situs http://sbmptn.or.id/

“Syarat-syaratnya ada dalam situs tersebut, termasuk berapa besaran biaya yang harus dibayarkan,” kata Susantinah pada Surya, Senin (26/5/2014) malam.

Calon peserta hanya membayar Rp 100.000 untuk semua kelompok ujian. Biaya ini lebih rendah ketimbang tahun lalu, dimana peserta membayar Rp 175.000 untuk kelompok ujian Sosial Hukum (Soshum) atau Sains Teknologi (Saintek) dan Rp 200.000 untuk jalur Campuran dan Rp 150.000 per jenis ujian keterampilan.

Para pendaftar Bidik Misi di jalur SNMPTN yang gagal tersaring bisa mendaftar SBMPTN setelah pengumuman SNMPTN yang bakal diumumkan online, Selasa (27/5/2014), mulai pukul 12.00.

Sementara itu, para calon mahasiswa yang telah tersaring lewat jalur SNMPTN, Susantinah mewajibkan agar hadir saat pendaftaraan ulang, 17 Juni 2014. “Apabila tidak hadir mereka akan gugur dan sekolah mereka akan terkena sanksi di SNMPTN tahun berikutnya,” kata Susantinah.

Susantinah menambahkan, pendaftar SNMPTN di UB tahun ini mencapai 56.900 pendaftar. Jumlah ini tercatat sebagai lima terbesar pendaftar terbanyak dari seluruh PTN se-Indonesia.

Dari jumlah ini, 37.000 pendaftar memilih UB sebagai pilihan pertama, sisanya mendaftar pada pilihan kedua. Susantinah memastikan jumlah calon mahasiswa yang tersaring di UB hanya 6.000 mahasiswa.

Berdasarkan data SNMPTN, mahasiswa yang mendaftar di Universitas Negeri Malang mencapai 43.116 mahasiswa. Jumlah ini menduduki peringkat 10 dari tabulasi pendaftar terbanyak PTN se-Indonesia.

Menurut Wakil Rektor 1 UM, Prof Dr H Hendyat Soetopo M Pd, hanya 2.843 mahasiswa yang tertampung di jalur SNMPTN, sedang dari jalur seleksi tulis atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Nasional diterima 1.699 mahasiswa.

Di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) sampai dengan akhir pendaftaran tercatat 10.040 pendaftar. “Jumlah ini naik sekitar 20 persen ketimbang tahun sebelumnya yang mencapai 8.697 mahasiswa,” kata Ketua Panitia PMB UIN Maliki Malang Helmi Saifuddin.

Ia mengatakan, jumlah kuota mahasiswa UIN Maliki Malang yang diterima tahun ini hanya 3.047 orang dari jalur SNMPTN, sisanya melalui jalur lainnya.

Share.

Leave A Reply