Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Teknologi»Internet»Dua Orang Hacker Ditangkap Karena Meretas Situs Pemerintah
    Internet

    Dua Orang Hacker Ditangkap Karena Meretas Situs Pemerintah

    Davian PramudyaDavian Pramudya22 Mei 20140
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    thumb.php
    thumb.php

    RANCAH POST – Dua orang pria yang diduga anggota group online Anonymous dibekuk di Perth dan Sydney karena diduga meretas website bersekala Internasional dan website milik Australia.

    Beberapa hard drive komputer dan perlengkapan lainnya disita. Kabarnya, diperlukan waktu beberapa bulan untuk menganalisis banyaknya file atau data yang tersimpan dalam hard drive komputer milik pelaku tersebut.

    Dilansir Theguardian, Kamis (22/5/2014), Australian Federal Police (AFP) mengatakan, pelaku ditangkap setelah pencarian di rumahnya di Penrith, New South Wales Scarborough, Western Australia.

    AFP mengungkapkan, kedua pelaku yang akan digiring ke pengadilan ini mengenal satu sama lain secara online. Mereka menargetkan organisasi seperti provider layanan internet terbesar dan web servers atau website pemerintah Indonesia dan Australia.

    Salah seorang pelaku asal Penrith, New South Wales berusia yang berusia 18 tahun dituduh memodifikasi data tanpa izin pada NetSpeed ISP di Canberra. Sehingga aksinya ini menyebabkan gangguan dan akses tidak sah serta modifikasi data yang dimiliki ACT Long Service Leave Board di Canberra.

    Sedangkan pelaku lain yang merupakan pria berusia 40 tahun asal Scarborough, Australia dituduh membantu modifikasi tanpa izin dari jaringan komputer Melbourne IT LTd di Brisbane. Yang mengakibatkan gangguan dan modifikasi tanpa izin dari server web pemerintah Indonesia.

    Australia Hacker Internet
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Davian Pramudya
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Full time blogger, hi tech lover.

    Related Posts

    5 Cara Mengatasi HP yang Tidak Bisa Mengakses Internet

    20 Maret 2024

    Cara Menyimpan Kuota agar Tidak Hangus Tanp Harus Mengisi Pulsa

    23 Februari 2024

    Cara Mengetahui HP Disadap Jarak Jauh, Jangan Panik Dulu!

    7 Februari 2023
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.