Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Adhie Massardi: SBY Sedang Alami “Ketakutan”
    Berita Nasional

    Adhie Massardi: SBY Sedang Alami “Ketakutan”

    I Nengah Susila YasaI Nengah Susila Yasa7 Maret 20140
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    SBY
    SBY

    RANCAH POST – Sempat menuai kontroversi dengan pembentukan Grup D Paspampres oleh Presiden SBY, kali ini keputusan tersebut kembali menuai kritik. Kali ini ini datang dari mantan juru bicara Gus Dur, Adhie Massardi.

    “Grup D Paspampres itu dibentuk untuk mengamankan SBY, karena dia terlalu banyak melakukan dosa tiap kali mengeluarkan kebijakan, sering menyakiti hati rakyat,” kata Adhie, Kamis (6/3/2014).

    Dicontohkannya, seperti pengucuran dana dalam bailout Bank Century yang diduga merugikan negara hingga Rp6,7 triliun.

    Bahkan, karena rasa takut yang melibihi batas yang dirasakan SBY, Adhie pun menuding bahwa ada konspirasi untuk melemahkan KPK dalam perumusan KUHP.

    “Dia (SBY) terlalu ketakutan. RUU KUHP itu kan juga dibuat untuk melemahkan KPK. Dengan disahkannya RUU tersebut, maka semakin sulit untuk menjerat para pejabat dan mantan pejabat tinggi, termasuk SBY kalau sudah lengser,” tudingnya.

    Dikatakan Adhie, selain kasus bailout Bank Century, SBY juga terlibat dalam dugaan korupsi pada pengadaan alat-alat IT di KPU pada Pemilu 2009.

    Untuk diketahui, Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha, sebelumnya mengatakan, pembentukan Grup D Paspampres bukan untuk kepentingan SBY setelah lengser. Pemekaran grup Paspampres sudah direncanakan sejak lama.

    “Usulan inikan sudah bukan baru, ini (dibahas) sudah beberapa tahun lalu untuk membentuk grup D. Namun, dalam finalisasinya baru pada akhir tahun lalu,” kata Julian di Istana Negara, Selasa 4 Maret 2014.

    Sedangkan terkait RUU KUHP, Ketua Tim Perumus Rancangan Undang-undang Kitab Undang-undang Hukum Pidana, Prof Muladi, membantah ada konspirasi untuk melemahkan KPK dalam perumusan KUHP. Muladi mengatakan, sejak merumuskan RUU KUHP, tidak ada niatan melucuti kewenangan KPK. “Sejak awal saya pendukung keberadaan KPK dengan segala keistimewaannya,” kata Muladi di kantor Kementerian Hukum dan HAM, Jumat 28 Februari 2014.

    Nasional sby
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    I Nengah Susila Yasa
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    I am web designer, writer and traveler.

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.