Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Internasional»Lakukan Shalat Maghrib, Pegawai DHL Amerika Serikat Dipecat
    Berita Internasional

    Lakukan Shalat Maghrib, Pegawai DHL Amerika Serikat Dipecat

    I Nengah Susila YasaI Nengah Susila Yasa11 November 20130
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    DHL Express
    DHL Express

    RANCAH POST – CAIR, kelompok advokasi Muslim AS terkemuka mengajukan surat pengaduan resmi terhadap perusahaan raksasa jasa pengiriman, DHL Express. Pengaduan tersebut dilakukan setelah 24 pegawai Muslim DHL mengaku dipecat setelah melakukan shalat berjamaah.

    “CAIR telah memberitahu kewajiban perusahaan sesuai hukum untuk mengakomodasi kewajiban pekerja untuk beribadah. Namun, bukannya mematuhi hukum dan melakukan hal yang benar, DHL justru melanggar hak asasi pekerja ini,” ujar Direktur Eksekutif CAIR Karen Dabdoub seperti dilansir On Islam.

    Menurut siaran pers dari CAIR, mereka diberhentikan dari pekerjaannya pada 9 Oktober karena menegaskan hak mereka untuk mendapatkan akomodasi wajar untuk beribadah. Termasuk shalat lima waktu.

    Bekerja di fasilitas Global Mail DHL di Hebron yang terletak di Northern Kentucky, pekerja memanfaatkan waktu istirahat mereka selama tiga sampai lima menit untuk shalat Maghrib. Perusahaan dilaporkan memutuskan menghentikan waktu istirahat bebas sehingga menghalangi pekerja perempuan dan laki-laki beribadah.

    Berdasarkan informasi dari Kantor Sheriff Boone County, karena peraturan tersebut 24 pekerja berhenti bekerja dan melakukan shalat Maghrib diam-diam. CAIR menganggap tindakan DHL itu melanggar bab VII UU Hak Sipil 1964 yang melarang diskriminasi terhadap individu karena agama mereka saat dipekerjakan, diberhentikan dan syarat dan ketentuan lain dari perusahaan.

    Para pekerja mengatakan tidak mendapatkan waktu istirahat bebas untuk shalat. Namun, pekerja lain bisa mendapat waktu istirahat untuk merokok.

    “Kami tidak punya pilihan. Kami harus berhenti bekerja dan shalat. Kami tidak minta waktu istirahat tambahan,” ujar Shahira Abdullah (21 tahun) yang diberhentikan sementara oleh DHL, seperti dikutip USA Today.

    Meski tidak ada angka resmi, AS menjadi rumah bagi sekitar delapan juta Muslim. Undang-undang negara bagian dan federal AS menyatakan perusahaan harus mengakomodasi kebutuhan pekerja untuk beribadah, kecuali mereka terlalu membebani perusahaan. [republika]

    Internasional
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    I Nengah Susila Yasa
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    I am web designer, writer and traveler.

    Related Posts

    Heboh Fenomena ‘Hujan Cacing’ di China, Faktanya?

    14 Maret 2023

    Momen Menyentuh Lionel Messi Cium Trofi Piala Dunia Untuk Pertama Kalinya

    19 Desember 2022

    Tragedi Halloween di Itaewon, Korban Tewas Bertambah Jadi 153 Orang

    31 Oktober 2022
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.