Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Tifatul Sembiring Siap Mundur Dari Jabatan Menteri
    Berita Nasional

    Tifatul Sembiring Siap Mundur Dari Jabatan Menteri

    Muhammad SyakiebMuhammad Syakieb5 Juni 20130
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Tifatul Sembiring Siap Mundur Dari Jabatan Menteri
    Tifatul Sembiring Siap Mundur Dari Jabatan Menteri

    RANCAH POST- Penolakan PKS terhadap rencana pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) agaknya akan berbuntut panjang. Bahkan wacana untuk mendepak PKS pun dari koalisi mulai kencang berhembus.

    Anggota Majelis Syuro PKS Tifatul Sembiring mempertanyakan siapa anggota koalisi Setgab yang ingin mendepak partainya dari koalisi.

    “Siapa Setgabnya? Artinya di Setgab tidak ada dibicarakan disitu. Tapi memang, karena itu reaksi, jadi pantas saja karena ini kok mungkin agak lain. Tapi itu tugas saya untuk menjelaskan kepada koalisi,” ujar Tifatul di Gedung DPR, Senayan, Rabu (5/6/2013).

    Menurut dia, kewenangan untuk mendepak dan mengganti menteri adalah kewenangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bukan anggota Setgab. Sehingga jika memang SBY menghendaki dirinya untuk diganti, maka Tifatul siap menerima keputusan apapun.

    “Kalau presiden menyetujui itu ya silakan. Itu hak prerogatif presiden,” tuturnya.

    Tifatul memastikan jika posisi PKS sendiri masih menjadi bagian dari koalisi pemerintahan SBY-Boediono. Bahkan hingga saat ini komitmen itu masih terus dipegang.

    “Koalisi kita jalan terus, dan termasuk ini akan diluruskan pandangan-pandangan mengenai BBM juga. Sebenarnya pemerintah tidak perlu meminta persetujuan DPR. Karena 2011 keputusan sudah diambil,” tandasnya.

    Sebagaimana diberitakan, PKS tadi malam tidak menghadiri rapat Setgab di kediaman Wapres Boediono untuk membahas rencana penaikan harga BBM. Dalam kaitan BBM, PKS berseberangan dengan keputusan pemerintah atau Setgab. PKS menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM dan telah memasang spanduk-spanduk penolakan di sejumlah daerah. [inlh]

    BBM PKS
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Muhammad Syakieb
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Pemerhati Sosial dan Dinamika Bangsa

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.