RANCAH POST – Persaingan smartphone kelas atas di Indonesia makin panas setelah iQOO resmi memperkenalkan iQOO 15R. Perangkat ini langsung mencetak rekor sebagai ponsel pertama di Indonesia yang ditenagai Snapdragon 8 Gen 5.
Snapdragon 8 Gen 5 dibangun menggunakan proses fabrikasi 3nm, yang berarti efisiensi daya dan kepadatan transistor berada di level paling mutakhir saat ini.
Chipset ini mengusung CPU Oryon dengan konfigurasi dua core Prime berkecepatan hingga 3.8 GHz dan enam core Performance hingga 3.32 GHz.
Arsitektur tersebut dirancang untuk mendorong kinerja single-core maupun multi-core secara seimbang, sehingga tak hanya unggul di benchmark sintetis, tetapi juga dalam skenario nyata seperti komputasi AI on-device, encoding video resolusi tinggi, hingga gaming kompetitif dengan refresh rate tinggi.
iQOO mengklaim skor AnTuTu perangkat ini tembus 3.5 juta poin, angka yang menempatkannya di kelas yang sama dengan flagship ultra-premium.
Perangkat ini juga dibekali SuperComputing Chip Q2, sebuah chip tambahan yang berfungsi mengoptimalkan kestabilan frame rate dan melakukan peningkatan resolusi secara real-time.
Dalam praktiknya, sistem mampu mempertahankan output hingga 144 FPS dengan dukungan super resolution 1.5K.
Untuk menjaga performa tetap konsisten dalam sesi panjang, iQOO menyematkan vapor chamber seluas 6.500mm².
Sistem pendinginan ini berperan penting dalam meminimalkan thermal throttling, terutama ketika CPU dan GPU bekerja di frekuensi tinggi dalam waktu lama.
Dari sisi memori, iQOO 15R sudah menggunakan RAM LPDDR5X Ultra yang menawarkan bandwidth lebih besar dibanding generasi sebelumnya.
Penyimpanan internalnya mengandalkan UFS 4.1, yang secara teoritis mampu menghadirkan kecepatan baca tulis jauh lebih cepat, berdampak pada waktu loading aplikasi, transfer file besar, hingga instalasi game.
Di Indonesia, perangkat ini tersedia dalam konfigurasi 8/256 GB, 12/256 GB dan 12/512 GB.
Sektor daya menjadi salah satu aspek paling mencolok. iQOO 15R mengusung baterai berkapasitas 7. dengan teknologi silicon anode yang memungkinkan kepadatan energi lebih tinggi tanpa mempertebal bodi secara signifikan.
Ketebalannya tetap berada di kisaran 7.9 hingga 8.1 mm. Dukungan fast charging 100W memungkinkan pengisian daya berlangsung dalam waktu singkat.
Di bagian depan, perangkat ini mengusung panel AMOLED 6.59 inci beresolusi 1.5K dengan refresh rate 144 Hz.
Untuk kebutuhan fotografi, iQOO 15R mengandalkan sensor utama 50 MP Sony LYT-700V yang telah dilengkapi OIS guna meningkatkan stabilitas dan kualitas gambar dalam kondisi minim cahaya.
Sensor ini dikenal memiliki dynamic range luas dan kemampuan pemrosesan detail yang baik. Kamera ultrawide 8 MP melengkapi fleksibilitas pengambilan gambar, sementara kemampuan perekaman video sudah mendukung resolusi hingga 4K pada 60fps.
Perangkat ini menjalankan OriginOS 6 berbasis Android 16, dengan komitmen pembaruan empat kali update sistem operasi serta patch keamanan hingga enam tahun.
BACA JUGA: Calon Penerus Z10x, iQOO Z11x Uji Performa di Geekbench
Untuk pasar Indonesia, harga yang ditawarkan dimulai dari Rp 7.299.000 untuk varian 8/256 GB, Rp 7.999.000 untuk 12/256 GB, dan Rp 8.999.000 untuk 12/512 GB.
