Setelah sekian lama pasar disuguhkan dengan deretan seri Moto G kelas menengah yang seolah tak ada habisnya, kehadiran Motorola Signature terasa seperti “angin segar” bagi para penggemar teknologi.
Sebagai penerus spiritual dari model Moto Edge Ultra, Signature bukan sekadar ponsel biasa; ia adalah pernyataan Motorola untuk kembali bersaing di kasta tertinggi flagship Android dengan spesifikasi kelas atas dan fitur yang sangat lengkap.
Namun, di tengah persaingan ketat dengan nama besar seperti Samsung Galaxy S25 Ultra dan OnePlus 15, apakah Motorola Signature mampu memberikan nilai yang sepadan dengan harganya yang mencapai €963 (sekitar Rp16-17 jutaan)?
Mari kita bedah secara mendalam dalam review Motorola Signature berikut ini.
Unboxing yang Unik: Pengalaman Sensorik yang Berbeda
Satu hal yang membedakan Motorola dari kompetitornya saat ini adalah presentasi produknya.
Motorola Signature dikemas dalam kotak kardus tebal dua lapis yang sepenuhnya bebas plastik, menggunakan tinta kedelai sebagai bentuk komitmen ramah lingkungan.
Uniknya, kotak retail ini diberi wewangian khusus—ciri khas seri Edge—yang aromanya dikabarkan berbeda-beda tergantung pada warna ponsel yang Anda pilih.
Aroma ini bahkan menempel pada unit ponsel selama beberapa hari setelah dibuka, memberikan pengalaman unboxing yang memanjakan indra penciuman.
Di dalam kotak (versi Uni Eropa), Anda akan mendapatkan kabel USB-C ke USB-C dan casing plastik keras transparan yang dilengkapi magnet bergaya MagSafe, meskipun adapter pengisi daya 90W seringkali dijual terpisah.
Desain dan Build Quality: Mewah Sekaligus Tangguh
Secara estetika, Motorola Signature mengusung desain premium dengan bingkai aluminium dan perlindungan Gorilla Glass Victus 2 di bagian depan.
Bagian belakangnya menggunakan material dengan tekstur seperti kain (fabric-like) yang memberikan grip atau pegangan yang lebih mantap dan tidak licin.
Ketangguhan perangkat ini juga patut diacungi jempol.
Selain mengantongi sertifikasi IP68/IP69 yang tahan terhadap debu dan semprotan air bertekanan tinggi, ponsel ini juga memenuhi standar militer MIL-STD-810H untuk ketahanan di lingkungan ekstrem.
Dengan bobot 186g dan ketebalan hanya 7.0mm, ponsel ini terasa sangat solid namun tetap ramping di tangan.
Layar LTPO 165Hz: Visual yang Memukau dengan Sedikit “Trik”
Sektor layar adalah salah satu nilai jual utama. Motorola Signature dibekali panel 6.8 inci LTPO AMOLED yang mendukung 1 miliar warna, Dolby Vision, dan HDR10+.
Ada beberapa poin menarik mengenai layar ini:
- Refresh Rate: Secara standar, layar ini berjalan di 120Hz yang sudah sangat mulus. Namun, untuk mencapai kecepatan penuh 165Hz, Anda harus mengaktifkan mode override di pengaturan gaming.
- Kecerahan (Brightness): Motorola mengklaim kecerahan puncak mencapai 6200 nits. Namun, hasil pengujian laboratorium menunjukkan keunikan: saat menggunakan slider manual, kecerahan hanya mentok di 470 nits. Anda wajib mengaktifkan fitur automatic brightness agar layar bisa melonjak hingga lebih dari 1500 nits saat berada di bawah terik matahari.
Performa: Snapdragon 8 Gen 5 dan Tantangan Termal
Di sektor dapur pacu, Motorola Signature ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Gen 5 (3 nm).
Perlu dicatat bahwa chipset ini berada satu tingkat di bawah varian “Elite” yang digunakan oleh beberapa kompetitor flagship terbaru.
Meskipun skor benchmark-nya tetap berada di kelas flagship dan tidak terasa lambat untuk penggunaan harian atau bermain game, ada catatan penting bagi para pengguna berat.
Dalam uji stres (prolonged stress tests), manajemen termal ponsel ini menunjukkan adanya heavy thermal throttling.
Artinya, performa akan menurun secara signifikan ketika suhu perangkat mulai panas akibat beban kerja yang berat dan terus-menerus.

Ponsel ini tersedia dalam beberapa varian memori, mulai dari RAM 12GB hingga 16GB, dengan penyimpanan internal UFS 4.1 hingga kapasitas 1TB.
Software Hello UI dan Era Kecerdasan Buatan (AI)
Motorola Signature menjalankan Hello UI di atas Android 16.
Satu kabar gembira bagi pengguna jangka panjang adalah komitmen Motorola untuk memberikan hingga 7 kali pembaruan OS mayor.
Ponsel ini juga dilengkapi dengan tombol khusus AI yang memberikan akses instan ke berbagai fitur cerdas.
Anda bisa memanggil fungsi Moto AI, Google Gemini, Microsoft Copilot (termasuk Copilot Vision), hingga mesin pencari berbasis AI, Perplexity.
Selain itu, terdapat pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar yang bekerja sangat cepat.
Kamera: Fotografi Brilian, Videografi Perlu Perbaikan
Motorola tidak main-main dengan sistem kamera pada ponsel ini. Terdapat tiga kamera 50MP di bagian belakang dan satu kamera selfie 50MP di depan.
- Kamera Utama (50MP): Menghasilkan foto siang hari dengan detail yang sangat baik dan depth of field yang natural. Pada malam hari, performanya tetap luar biasa dengan rentang dinamis yang luas, meski terkadang warna kurang sedikit vibran.
- Kamera Telephoto (50MP): Memiliki 3x optical zoom dan kemampuan foto makro yang sangat baik.
- Kamera Ultrawide (50MP): Memiliki sudut pandang 122 derajat dan autofokus yang memungkinkan pengambilan gambar artistik.
- Kamera Selfie (50MP): Berkat fitur autofokus, foto selfie selalu tajam dengan rentang dinamis yang luas.

Sayangnya, kualitas rekaman video tidak seindah fotonya.
Rekaman video di siang hari seringkali memiliki kontras yang terlalu tinggi dan detail yang kurang kompetitif dibandingkan ponsel flagship sekelasnya, terutama pada kamera utama dan telephoto.
Baterai dan Kecepatan Pengisian Daya
Ponsel ini dibekali baterai 5200mAh yang tergolong modern (Si/C battery).
Dalam pengujian standar, baterai ini meraih skor penggunaan aktif yang mengesankan, yaitu lebih dari 16 jam.
Untuk pengisian daya, Motorola Signature mendukung:
- 90W Wired Charging: Mengisi 0% ke 88% dalam waktu 30 menit, dan penuh dalam 42 menit.
- 50W Wireless Charging: Pengisian nirkabel yang sangat cepat.
- Reverse Charging: Mendukung pengisian balik secara nirkabel (10W) maupun kabel (5W).
Konektivitas dan Fitur Tambahan
Motorola Signature dilengkapi dengan fitur konektivitas modern yang sangat lengkap, antara lain:
- Wi-Fi 7 (tri-band) dan Bluetooth 6.0.
- Dukungan Ultra Wideband (UWB).
- USB 3.1 Gen2 dengan dukungan DisplayPort 1.4 untuk video output.
- Speaker stereo yang dituning oleh Bose dengan dukungan Dolby Atmos, yang memberikan suara kaya dan jernih dengan volume yang sangat keras.
Kesimpulan: Untuk Siapa Motorola Signature Ini?
Berdasarkan review Motorola Signature ini, kita bisa melihat bahwa Motorola telah menciptakan perangkat dengan identitas yang kuat.
Kelebihan:
- Desain premium dan sangat tangguh (IP69 + Standar Militer).
- Layar 165Hz yang tajam dengan audio Bose yang luar biasa.
- Dukungan pembaruan software jangka panjang (7 tahun).
- Integrasi fitur AI yang mudah diakses lewat tombol fisik.
- Kualitas foto (termasuk selfie) yang sangat kompetitif.
Kekurangan:
- Manajemen panas yang kurang baik saat penggunaan berat (heavy throttling).
- Kualitas rekaman video masih tertinggal di bawah kompetitor utama.
- Bukan menggunakan varian chipset Snapdragon “Elite” tertinggi.
Motorola Signature adalah pilihan tepat bagi Anda yang mencari ponsel flagship dengan build quality terbaik, layar memukau, dan pengalaman software yang modern.
Namun, jika Anda adalah seorang kreator konten video profesional atau gamer hardcore, Anda mungkin perlu mempertimbangkan alternatif seperti Samsung Galaxy S25 Ultra atau OnePlus 15, atau setidaknya menunggu hingga harga ponsel ini sedikit turun agar lebih bernilai secara ekonomi.
Spesifikasi Kunci Motorola Signature:
- Layar: 6.8″ LTPO AMOLED, 165Hz, Dolby Vision, 6200 nits (peak).
- Chipset: Snapdragon 8 Gen 5.
- Kamera Belakang: 50MP (Main, OIS) + 50MP (Telephoto, 3x Zoom, OIS) + 50MP (Ultrawide, AF).
- Kamera Depan: 50MP (AF).
- Baterai: 5200mAh, 90W Wired / 50W Wireless.
- Fitur Spesial: Scented Box, Dedicated AI Key, IP69, MIL-STD-810H.
