RANCAH POST – Redmi kembali mencuri perhatian setelah salah satu ponsel barunya tercatat muncul di database Geekbench.
Ponsel yang dimaksud tersebut terdaftar dengan nomor model 2602BRT18C. Berdasarkan berbagai rumor yang beredar, ponsel ini diyakini merupakan Redmi Turbo 5 Pro Max.
Dari hasil pengujian performa, ponsel ini mencetak skor 2.656 untuk pengujian single-core dan 8.377 pada multi-core.
Angka tersebut menunjukkan performa yang cukup tinggi, namun hal yang paling menarik justru terletak pada detail arsitektur chipset yang digunakan.
Chipset tersebut mengusung konfigurasi CPU 1+3+4. Terdapat satu inti utama dengan kecepatan 3.73 GHz, tiga inti performa yang berjalan di 3.30 GHz, serta empat inti efisiensi dengan kecepatan maksimal 2.40 GHz. Untuk kebutuhan grafis, pemrosesan visual ditangani oleh GPU Immortalis-G925 MC12.
Susunan inti dan GPU ini memiliki kemiripan yang sangat kuat dengan spesifikasi yang dirumorkan untuk MediaTek Dimensity 9500. MediaTek sendiri dijadwalkan memperkenalkan SoC terbarunya pada 15 Januari, sehingga besar kemungkinan chipset inilah yang digunakan oleh Redmi Turbo 5 Pro Max saat resmi dirilis.
Informasi terkait spesifikasi lainnya memang belum banyak terungkap. Namun, beberapa gambar render yang diklaim sebagai Redmi Turbo 5 Pro Max sudah lebih dulu beredar secara daring dan memberikan gambaran awal mengenai desainnya.
Di bagian belakang, ponsel ini dibekali dua kamera yang kini ditempatkan secara horizontal dalam modul berbentuk oval. Penataan ini menjadi perubahan dari generasi sebelumnya yang menggunakan susunan kamera vertikal.
Sementara itu, tampilan depan masih mempertahankan ciri khas desain Redmi dengan bezel yang tipis dan lubang kecil di tengah layar untuk kamera depan. Penempatan tombol fisik juga terlihat tidak jauh berbeda dari model-model sebelumnya.
BACA JUGA: Xiaomi Lepas Redmi Note 15 Pro+ ke Pasar Global dengan Snapdragon 7s Gen 4
Seperti lini Turbo terdahulu, Redmi Turbo 5 Pro Max diperkirakan tidak hanya beredar di pasar Tiongkok. Untuk pasar global, perangkat ini kemungkinan akan hadir kembali dengan branding Poco, dan disebut-sebut akan masuk ke dalam jajaran Poco.
