RANCAH POST – Sebuah perangkat baru dari HMD dengan codename ‘Pearl’ terpantau muncul di basis data Geekbench. Kehadirannya langsung memicu spekulasi, karena ponsel ini diyakini memiliki keterkaitan erat dengan HMD Pulse 2 Pro.
Dari hasil pengujian awal, perangkat tersebut tercatat menjalankan Android 15 dengan konfigurasi RAM sebesar 4 GB.
Detail pada Geekbench mengungkap bahwa HMD Pearl ditenagai chipset Unisoc. Meski kode motherboard yang tercantum masih berkaitan dengan keluarga T606 hingga T616, konfigurasi kecepatan prosesor menunjukkan indikasi kuat bahwa chip yang digunakan adalah Unisoc T7250.
Hal ini terlihat dari susunan inti CPU dengan dua core berkecepatan lebih tinggi dibandingkan enam core lainnya, yang berbeda dari karakteristik seri T6xx sebelumnya. Untuk urusan grafis, GPU Mali-G57 juga tercatat sebagai pengolah visualnya.
Sebagai perbandingan, HMD Pulse generasi pertama menggunakan Unisoc T606. Perbedaan clock speed CPU pada T7250 memberi sedikit peningkatan performa, yang tercermin dari skor Geekbench HMD Pearl yang berada di atas Pulse generasi awal, meskipun selisihnya tidak terlalu signifikan.
Menariknya, HMD Pulse 2 Pro sempat bocor dengan informasi membawa chipset Unisoc T615 serta RAM 6 GB. Namun, tidak menutup kemungkinan terjadi kekeliruan identifikasi chipset, mengingat kemiripan penamaan dan keluarga prosesor yang digunakan.
Jika HMD Pearl dan HMD Pulse 2 Pro memang perangkat yang sama, besar kemungkinan HMD menyiapkan lebih dari satu varian memori.
Aspek RAM ini menjadi sorotan tersendiri, terutama terkait kebijakan pembaruan Android ke depan. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Android 16 akan menetapkan standar minimum RAM 6 GB, sementara perangkat 4 GB berpotensi diarahkan ke Android Go Edition.
Dengan HMD Pulse 2 Pro yang disebut-sebut langsung menjalankan Android 15 sejak awal, kecocokannya dengan data Geekbench milik Pearl semakin memperkuat dugaan bahwa keduanya adalah perangkat yang sama.
BACA JUGA: Spesifikasi Kunci HMD Skyline 2 dan Skyline 2 GT Bocor ke Publik
Meski demikian, masih muncul tanda tanya besar terkait strategi HMD dalam menghadirkan varian RAM berbeda serta dampaknya terhadap dukungan pembaruan Android generasi berikutnya.
