RANCAH POST – Setelah sukses dirilis di China, Realme akhirnya mengumumkan jadwal peluncuran global Realme GT 8 Pro. Smartphone flagship terbaru ini akan diperkenalkan ke pasar internasional pada 20 November.
Salah satu daya tarik utamanya terletak pada desain kamera modular yang dapat diganti, sebuah konsep revolusioner di dunia ponsel.
Realme GT 8 Pro global akan dibekali chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, menjadikannya salah satu perangkat paling bertenaga di kelasnya.
Realme juga membenamkan baterai 7.000 mAh dengan dukungan pengisian daya super cepat 120W, serta menjalankan Realme UI 7.0 berbasis Android 16 langsung bawaan pabrik.
Tak hanya unggul dalam performa, Realme GT 8 Pro juga memanjakan pengguna dengan layar AMOLED LTPO 6.79 inci beresolusi 2K, refresh rate 144Hz dan tingkat kecerahan puncak mencapai 7.000 nits.
Untuk menjaga suhu tetap optimal, Realme membekali GT 8 Pro dengan sistem pendingin Ultra-Coverage Cold Front VC seluas 7.000mm², yang diklaim 30% lebih besar dibanding pendahulunya, Realme GT 7 Pro.
Dengan tambahan GT Performance Engine, ponsel ini mampu menjalankan game open-world di resolusi 2K dengan frame rate 120 fps serta mendukung mode 144 Hz untuk beberapa game populer seperti PUBG Mobile.
Realme GT 8 Pro dilengkapi dengan dual speaker simetris 1115E dan teknologi N’Bass Enhancement. Selain itu, chip Sky S1 yang disematkan mampu meningkatkan kekuatan sinyal hingga 25%.
Salah satu inovasi paling menarik dari GT 8 Pro adalah konsep ‘New Mechanical Assembly Design’ yang memungkinkan pengguna mengganti modul kamera belakang sesuai kebutuhan.
Sistem kameranya terdiri dari kamera utama 50 MP (OIS), ultra wide 50 MP, dan telefoto periskop 200 MP Samsung HP5 dengan 3x optical zoom serta 120x hybrid zoom.
Selain itu, hadir pula Ricoh GR Mode yang menawarkan pengalaman fotografi profesional dengan fitur seperti Snap Mode, Viewfinder Mode dan filter klasik seperti Positive Film serta High-Contrast B&W.
BACA JUGA: Realme C85 Series Meluncur, Usung Performa Kencang dan Daya Tahan Maksimal
Sebagai acuan harga, ponsel tersebut dijual di China dengan banderol 3.999 (sekitar Rp 9.3 juta) untuk varian dasar dengan RAM 12/256 GB, dan 5.199 (sekitar Rp 12.1 juta) untuk versi tertinggi, 16/1 TB.
