RANCAH POST – Motorola kembali membuat kejutan lewat peluncuran Moto G57 dan Moto G57 Power. Keduanya hadir sebagai smartphone kelas menengah dengan performa tangguh berkat penggunaan chipset terbaru dari Qualcomm, Snapdragon 6s Gen 4.
Chipset ini menjadi daya tarik utama karena Motorola adalah pabrikan pertama di dunia yang menggunakan prosesor dengan teknologi fabrikasi 4 nanometer tersebut.
Sesuai namanya, Moto G57 Power unggul di sektor daya dengan baterai 7.000 mAh berteknologi silikon-karbon. Motorola menyebut baterai ini mampu bertahan hingga dua hari penggunaan normal.
Sementara Moto G57 dibekali baterai 5.200 mAh yang juga diklaim sanggup bertahan sekitar 47 jam pemakaian.
Keduanya sama-sama mendukung fast charging 30W, serta kapasitas baterainya disebut tetap 80% meski telah melewati 1.000 siklus pengisian.
Baik Moto G57 maupun G57 Power dibekali layar IPS LCD 6.72 inci beresolusi Full HD+ dengan refresh rate 120 Hz. Layar ini juga mendukung tingkat kecerahan hingga 1.050 nit dan fitur Water Touch.
Untuk perlindungan, layar keduanya dilapisi Gorilla Glass 7i yang diklaim tiga kali lebih tahan benturan dibanding generasi sebelumnya.
Di sektor fotografi, Motorola memasangkan kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYTIA 600 yang dikombinasikan dengan kamera ultrawide 8 MP. Di bagian depan, terdapat kamera selfie 8 MP yang tersemat di punch hole pada bagian tengah layar.
Fitur lainnya meliputi sistem operasi Android 16, sertifikasi tahan air dan debu IP64, NFC, serta sertifikasi ketahanan militer MIL-STD-810H.
Ada pula Extended RAM hingga 24 GB, serta dukungan audio Dolby Atmos dan Hi-Res Audio untuk pengalaman multimedia yang imersif.
Moto G57 hadir dalam empat varian warna khas Pantone, yaitu Regatta, Pink Lemonade, Corsair dan Fluidity. Sementara Moto G57 Power tersedia dalam pilihan Meteorite, Pink Lemonade, Corsair dan Regatta.
BACA JUGA: Motorola Umumkan Tablet Moto Pad 60 Neo di Indonesia
Untuk harganya, Moto G57 dijual di kisaran 249 euro (sekitar Rp 4.7 juta), sedangkan Moto G57 Power dibanderol 279 euro (sekitar Rp 5.3 juta).
