RANCAH POST – OnePlus dikabarkan tengah menyiapkan smartphone flagship terbarunya, yaitu OnePlus 15s. Bocoran spesifikasi yang dimiliki penerus OnePlus 13s sendiri telah dibagikan oleh akun @gadgetsdata di platform X.
Perangkat ini disebut akan hadir sebagai rebranding dari OnePlus 15T yang kabarnya hanya akan dirilis secara eksklusif di pasar Tiongkok.
FYI, OnePlus memang tercatat sudah berulang kali menghadirkan perangkat dengan nama yang berbeda untuk pasar China dan global.
Dari sisi tampilan, OnePlus 15s dilaporkan akan mengusung layar OLED datar berukuran 6.3 inci dengan resolusi 1.5K serta refresh rate 120 Hz.
Tak hanya itu, perangkat ini juga dikabarkan bakal mendapatkan peningkatan signifikan pada sistem keamanan biometriknya.
Bila generasi sebelumnya hanya dibekali pemindai sidik jari optik, kali ini OnePlus menghadirkan sensor ultrasonik di bawah layar untuk respon yang lebih cepat dan akurat.
Performa OnePlus 15s diperkirakan akan sangat bertenaga berkat dukungan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, prosesor flagship terbaru dari Qualcomm yang juga digunakan pada seri OnePlus 15.
Bocoran juga menyebutkan bahwa OnePlus 15s akan membawa baterai berkapasitas besar sekitar 7.000 mAh, menjadikannya salah satu smartphone kompak dengan daya tahan baterai terbaik di kelasnya.
Walau belum ada konfirmasi resmi, kapasitas tersebut disebut sedikit lebih kecil dibanding OnePlus 15T yang akan dipasarkan di Tiongkok.
Sektor kamera juga menjadi fokus peningkatan. OnePlus 15s dikabarkan akan menghadirkan ultra-wide lens, fitur yang sebelumnya absen pada seri OnePlus 13T dan OnePlus 13s.
Berkat tambahan kamera tersebut, pengguna bisa menikmati hasil foto dengan jangkauan yang lebih luas dan detail yang tetap tajam.
Jika semua bocoran ini benar adanya, OnePlus 15s berpotensi menjadi smartphone flagship ringkas dengan kombinasi ideal antara performa tinggi, baterai besar, serta kemampuan fotografi yang mumpuni.
BACA JUGA: Tanggal Rilis OnePlus Nord 5 dan Nord CE5 Bocor di Internet
Kehadirannya jelas akan menambah ketat persaingan di pasar ponsel premium, terutama melawan perangkat seperti Xiaomi 17 yang lebih dulu rilis dengan chipset dan kapasitas baterai serupa.
