RANCAH POST – Hanya berselang sepekan setelah perilisan global, Xiaomi resmi membawa Xiaomi 15T Series ke pasar Indonesia. Ada dua model yang mereka boyong, yaitu Xiaomi 15T dan 15T Pro.
Seperti seri sebelumnya, Xiaomi masih menjadikan kamera sebagai nilai jual utama kedua perangkat tersebut. Peningkatan paling signifikan dibanding generasi sebelumnya ada pada sektor telefoto, yang kini mampu menghadirkan zoom optik lebih jauh.
Xiaomi 15T Pro
Sebagai model paling premium, Xiaomi 15T Pro tampil agresif dengan kemampuan kamera kelas flagship. Smartphone ini membawa lensa telefoto 50 MP yang mendukung 5x optical zoom, 10x optical-level zoom, hingga 20x ultra zoom.
Lensa tersebut dilengkapi bukaan f/3.0 dan sistem stabilisasi optik (OIS) untuk hasil gambar yang lebih tajam.
Penerus Xiaomi 14T Pro ini juga memiliki kamera utama 50 MP dengan sensor Light Fusion berukuran besar (1/1.31 inci), OIS, serta kamera ultrawide 12 MP.
Untuk selfie dan kebutuhan video call, tersedia kamera depan 32 MP dalam desain punch hole.
Soal perekaman video, kamera ponsel ini mendukung hingga 8K 30 fps, serta opsi 4K hingga 120 fps dengan dukungan HDR10+, Log 10-bit dan LUT untuk editing profesional.
Di sektor performa, Xiaomi 15T Pro ditenagai chipset MediaTek Dimensity 9400 Plus yang dipasangkan dengan RAM 12 GB LPDDR5X dan penyimpanan hingga 1 TB UFS 4.1.
Layarnya menggunakan panel OLED 6.83 inci dengan resolusi 1.280 x 2.772 piksel, refresh rate 144 Hz, serta kecerahan puncak 3.200 nits.
Dari sisi daya, perangkat ini dibekali baterai 5.500 mAh dengan fast charging 90W kabel dan wireless charging 50W.
Soal ketahanan, bodinya memakai rangka aluminium alloy, sudah bersertifikasi IP68 dan dilindungi Gorilla Glass 7i.
Fitur lain yang tidak kalah menarik mencakup Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, NFC, serta komunikasi offline antarperangkat hingga jarak 1.9 km. Sistem operasinya menjalankan Android 15 dengan antarmuka HyperOS 3.
Xiaomi 15T
Xiaomi 15T juga mengusung kamera telefoto 50 MP, tetapi dengan kemampuan yang lebih terbatas dibanding model Pro.
Zoom optiknya hanya sampai 2x (46 mm), setara dengan generasi sebelumnya. Kamera utama 50 MP dengan sensor Light Fusion 800 (1/1.55 inci) plus OIS dan kamera ultrawide 12 MP melengkapi konfigurasi di belakang. Kamera depannya tetap 32 MP.
Untuk video, ponsel ini belum mendukung 8K, tetapi tetap menawarkan rekaman 4K HDR10+ 30 fps dan 4K 60 fps dengan mode Log 10-bit.
Di bagian performa, perangkat ditenagai chipset MediaTek Dimensity 8400-Ultra, RAM 12 GB LPDDR5X dan memori internal hingga 512 GB UFS 4.1.
Layar yang digunakan identik dengan model Pro, yakni panel OLED 6.83 inci resolusi tinggi, kecerahan 3.200 nits, serta dukungan HDR10+ dan Dolby Vision. Bedanya, refresh rate pada varian reguler dibatasi hingga 120 Hz.
Kapasitas baterainya sama, yaitu 5.500 mAh, namun fast charging hanya mendukung 67W dan tanpa opsi wireless. Bobot perangkat lebih ringan (194 gram) dengan ketebalan 7.5 mm.
Fitur pendukung yang tersedia mencakup Wi-Fi 6E, Bluetooth 6.0, NFC, serta komunikasi offline jarak pendek hingga 1.3 km. Sama seperti model Pro, ponsel ini juga menjalankan Android 15 dengan HyperOS 3.
Di Indonesia, Xiaomi 15T Pro ditawarkan dalam pilihan warna Black, Gray dan Mocha Gold, sedangkan Xiaomi 15T reguler hadir dengan opsi Black, Gray dan Rose Gold.
Harganya Xiaomi 15T di Indonesia adalah Rp 6.499.000 untuk varian 12/256 GB dan Rp 7.499.000 untuk varian 12/512 GB.
BACA JUGA: Duo Tablet Anyar Xiaomi Pad 8 dan Pad 8 Pro Meluncur
Sedangkan Xiaomi 15T Pro dilepas dengan harga Rp 9.999.000 untuk model 12/512 GB dan Rp 10.999.000 untuk versi 12/1 TB.
