RANCAH POST – Samsung akhirnya memperkenalkan Galaxy S25 FE (Fan Edition). Ponsel ini dirilis bareng Galaxy Tab S11 Series dalam ajang Galaxy Event.
Sebagai penerus dari Galaxy S24 FE, ponsel ini tampil dengan sejumlah peningkatan penting. Mulai dari prosesor lebih bertenaga, baterai lebih awet, desain lebih tipis dan ringan, hingga sistem antarmuka terbaru.
Galaxy S25 FE kini mengandalkan Exynos 2400, chipset yang sama dipakai di Galaxy S24. Ini jelas peningkatan signifikan dibandingkan S24 FE yang masih menggunakan Exynos 2400e.
Chipset tersebut dipadukan dengan RAM 8 GB serta penyimpanan hingga 512 GB. Untuk mendukung kinerjanya, Samsung menyematkan baterai lebih besar 4.900 mAh, lengkap dengan fast charging 45W.
Sistem pendingin juga ditingkatkan dengan vapor chamber 10% lebih besar, memastikan suhu tetap stabil saat bermain gim atau multitasking berat.
Secara tampilan, Galaxy S25 FE hadir dengan layar Dynamic AMOLED 2X 6.7 inci beresolusi Full HD, refresh rate adaptif 120 Hz, dan tingkat kecerahan mencapai 1.900 nits.
Samsung juga meningkatkan keamanan biometrik dengan mengganti sensor sidik jari optik ke ultrasonic fingerprint sensor yang lebih cepat dan presisi.
Sektor kamera masih mempertahankan formasi tiga kamera belakang dengan konfigurasi kamera utama 50 MP OIS, kamera ultrawide 12 MP, serta kamera telefoto 8 MP dengan 3x optical zoom.
Perbedaan besar terlihat pada kamera depan yang kini naik menjadi 12 MP, membuat hasil selfie maupun video call lebih tajam dibandingkan pendahulunya.
Samsung Galaxy S25 FE menjalankan Android 16 dengan One UI 8, menjadikannya perangkat pertama dari lini Galaxy S yang langsung hadir dengan antarmuka terbaru tersebut. Samsung menyediakan empat pilihan warna, yaitu Icy Blue, Jet Black, Navy dan White.
BACA JUGA: Perbedaan Samsung Galaxy A07 vs Galaxy A06, Mana yang Lebih Unggul?
Ponsel ini mulai dipasarkan global pada 4 September 2025, dengan harga awal 650 dolar AS (sekitar Rp 10.6 juta). Untuk ketersediaan di Indonesia, Samsung masih belum memberikan detail resmi.
