RANCAH POST – Bersamaan dengan peluncuran Vivo V60, Vivo akhirnya meresmikan kehadiran Vivo X Fold5 di Indonesia. Smartphone lipat flagship ini menawarkan kombinasi desain tipis, bobot ringan, ketahanan tinggi serta performa mumpuni yang ditujukan untuk segmen premium.
Dibandingkan generasi sebelumnya, smartphone lipat ini tampil lebih ringkas dan ringan. Bobotnya kini hanya 217 gram untuk varian Titanium Gray dan 226 gram untuk Feather White. Sebagai perbandingan, Vivo X Fold3 Pro memiliki bobot sekitar 236 gram.
Dari sisi dimensi, ketebalan X Fold5 saat terlipat hanya 9.2 mm, sementara dalam kondisi terbuka menjadi 4.3 mm. Hal ini menjadikan X Fold5 sebagai ponsel lipat layar penuh tertipis yang pernah dirilis Vivo.
Daya tahannya pun semakin impresif. X Fold5 menjadi smartphone lipat pertama yang memperoleh sertifikasi IP5X Dust Resistance, serta IPX8 dan IPX9 Water Resistance, yang memungkinkan perangkat bertahan di dalam air hingga kedalaman 3 meter selama 30 menit.
Ketangguhan ini diperkuat dengan 2nd Gen Armor Architecture, lapisan Ultra-Thin Glass, material anti-benturan dan engsel baru yang dirancang agar lipatan tetap mulus dalam penggunaan jangka panjang.
Vivo X Fold5 dibekali layar utama Ultra Vision Foldable Screen 2K+ E7 berukuran 8.03 inci dengan resolusi 2480 × 2200 piksel, refresh rate 120 Hz LTPO 8T, kecerahan puncak 4.500 nits dan teknologi PWM 1920 Hz.
Sementara layar sekundernya berukuran 6.53 inci dengan resolusi 2748 × 1172 piksel, refresh rate 12 0Hz, kerapatan 457 PPI dan dukungan PWM 2160 Hz.
Untuk dapur pacu, Vivo mempercayakan Snapdragon 8 Gen 3 yang dikombinasikan dengan RAM 16 GB dan penyimpanan internal 512 GB. Perusahaan mengklaim perangkat ini meraih skor lebih dari 2,2 juta poin di AnTuTu Benchmark.
Sistem konektivitasnya ditingkatkan melalui teknologi Dual-Screen Enhanced Antenna dan Hinge Antenna 2.0, sehingga sinyal tetap stabil meski perangkat dalam keadaan tertutup.
Kapasitas baterai pada X Fold5 turut meningkat signifikan menjadi 6.000 mAh, naik dari 5.000 mAh di generasi sebelumnya. Vivo juga menyematkan teknologi BlueVolt generasi kedua, yang lebih efisien, tahan lama dan stabil pada suhu rendah.
Teknologi pengisian dayanya juga ditingkatkan dengan dukungan 80W FlashCharge serta wireless charging, menjadikan proses pengisian lebih fleksibel.
Vivo kembali menggandeng ZEISS untuk sektor kamera. Sistem kamera belakang terdiri 50 MP VCS True Color (IMX921) dengan OIS, 50 MP telephoto ZEISS (IMX882) dengan 3x optical zoom, hingga 100x HyperZoom, dan fungsi makro 15 cm, serta 50 MP ultra-wide dengan sudut pandang 120°.
Fitur tambahan meliputi Stage Mode, ZEISS Multifocal Portrait, serta AI Imaging System yang membawa teknologi AI Magic Move, AI Four Season, AI Erase 3.0, AI Photo Enhance, hingga Comprehensive Auto-Framing untuk video 4K.
X Fold5 juga dirancang untuk mendukung produktivitas tinggi melalui fitur SmartFold AI. Pengguna dapat membuka hingga lima aplikasi sekaligus berkat Origin Workbench, serta mengakses aplikasi favorit lebih cepat melalui Shortcut Button.
BACA JUGA: Vivo V60 Lite Muncul di Geekbench, Bawa RAM 8 GB dan Android 15
Di Indonesia, Vivo X Fold5 dipasarkan dengan harga Rp 24.999.000 untuk varian 16 GB + 512 GB. Masa pre-order berlangsung mulai 28 Agustus hingga 18 September 2025.
