RANCAH POST – Laga hidup-mati tersaji dalam pertandingan antara RW 13 dari Dusun Sindangjaya melawan RW 06 dari Dusun Kertajaga dalam lanjutan turnamen Cisontrol Cup 2025.
Sejak peluit awal dibunyikan di Stadion Gelora Mandala Cisontrol, pertandingan berlangsung sengit. Kedua tim langsung melancarkan aksi jual beli serangan.
Peluang pertama lahir dari kaki Ilan, striker tajam milik RW 13. Di menit ke-10, ia memanfaatkan umpan terobosan rekannya dan lolos dari kawalan bek RW 06.
Ilan tinggal berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang RW 06. Sayang, penyelesaian akhirnya kurang sempurna sehingga tendangannya berhasil diamankan dengan baik oleh kiper RW 06.
RW 06 tak tinggal diam. Mereka mencoba menyerang lewat sayap dengan memanfaatkan lebar lapangan. Zamzam, gelandang lincah RW 06, melakukan tusukan dari sisi kiri dan mengirim umpan matang ke arah Bocek di kotak penalti.
Namun sepakan Bocek masih terlalu lemah dan langsung ditangkap penjaga gawang RW 13 tanpa kesulitan.
Kedua tim saling menekan, namun kuatnya lini pertahanan masing-masing membuat tak ada gol tercipta sepanjang babak pertama.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan kian meningkat. Kedua tim melakukan beberapa pergantian pemain untuk menambah daya gedor. Rotasi ini berbuah hasil bagi RW 13.
Pada menit ke-60, Ilan kembali membuat lini belakang RW 06 ketar-ketir. Kali ini, ia berhasil lolos dari jebakan offside dan langsung mengajak sprint bek RW 06.
Dalam situasi satu lawan satu dengan kiper, Ilan dilanggar secara keras oleh bek RW 06 tepat di dalam kotak penalti. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.
Momen menegangkan pun tiba. Wahidin, pemain senior yang sarat pengalaman dari RW 13, ditunjuk sebagai algojo. Dengan tenang, ia melepaskan tendangan keras ke sudut gawang dan membuat RW 13 unggul 1-0.
Tertinggal satu gol membuat RW 06 bermain lebih emosional. Sempat terjadi keributan kecil antara pemain kedua tim akibat pelanggaran keras di lini tengah. Namun wasit dengan sigap menenangkan situasi sebelum memanas lebih jauh.
Peluang emas RW 06 untuk menyamakan kedudukan datang lima menit kemudian, tepatnya di menit ke-66.
Dalam situasi serangan balik, pemain belakang RW 13 melakukan handsball di dalam kotak penalti. Wasit kembali menunjuk titik putih, kali ini untuk RW 06.
Zamzam maju sebagai eksekutor. Ia tampak percaya diri, namun beban besar membuatnya gugup. Tendangan kerasnya hanya menghantam mistar gawang dan bola keluar lapangan. Kesempatan emas untuk menyamakan skor pun terbuang sia-sia.
Sisa waktu pertandingan diwarnai tekanan bertubi-tubi dari RW 06 yang berusaha menyelamatkan nasib mereka. Namun RW 13 bermain disiplin dan bertahan dengan sangat solid hingga wasit meniup peluit panjang.
BACA JUGA: RW 14 Bungkam RW 01 Lewat Kemenangan Meyakinkan 3-1
Skor akhir 1-0 untuk kemenangan RW 13 sekaligus memastikan langkah mereka tetap bertahan di Cisontrol Cup 2025. Sebaliknya, kekalahan ini membuat RW 06 menjadi tim pertama yang resmi tersingkir dari turnamen tahun ini.
