RANCAH POST – Sebuah perangkat terbaru dari Vivo dengan nomor model V2506A muncul dalam database sertifikasi 3C. Sebelumnya, Vivo V2506A telah memperoleh persetujuan dari otoritas CMIIT pada bulan Juni lalu.
Berdasarkan dokumen sertifikasi 3C, terungkap bahwa Vivo V2506A akan membawa dukungan teknologi pengisian daya (fast charging) hingga 90W.
Selain itu, informasi sebelumnya dari daftar CMIIT menunjukkan bahwa ponsel ini akan dibekali baterai berkapasitas 8.010 mAh.
Sempat beredar dugaan bahwa perangkat ini adalah iQOO Z10 versi China, namun laporan terbaru justru mengindikasikan bahwa smartphone ini kemungkinan besar akan dirilis dengan nama Vivo Y400 Pro+.
Sebagai referensi, Vivo Y300 Pro+ hadir dengan layar AMOLED berukuran 6.77 inci beresolusi 1.5K yang mendukung refresh rate 120 Hz.
Vivo Y300 Pro+ diperkuat chipset Snapdragon 7s Gen 3 yang dipadukan dengan RAM LPDDR4X berkapasitas hingga 12 GB dan penyimpanan internal berjenis UFS 2.2 512 GB. Sistem operasinya mengusung OriginOS 5 berbasis Android 15.
Pada aspek fotografi, Y300 Pro+ dibekali kamera depan 32 MP, sementara di bagian belakang terdapat sistem kamera ganda yang terdiri dari sensor utama 50 MP dengan OIS dan sensor sekunder 2 MP.
Daya tahan perangkat ditunjang oleh baterai 7.300 mAh dengan dukungan fast charging 80W.
Menariknya, Vivo Y300 Pro+ diluncurkan dalam di pasar internasional dengan nama iQOO Z10. Maka dari itu, terdapat kemungkinan bahwa Vivo Y400 Pro+ nantinya juga akan dipasarkan di luar Tiongkok dengan merek iQOO.
BACA JUGA: Vivo T4R Resmi Diluncurkan, Bawa Dimensity 7400 dan Kamera Depan 4K
Informasi lebih lanjut terkait spesifikasi lengkap dan jadwal peluncuran Vivo Y400 Pro+ diperkirakan akan diumumkan dalam waktu dekat.
