RANCAH POST – Pertandingan keempat turnamen sepak bola bergengsi, Cisontrol Cup 2025, mempertemukan RW 07 dari Dusun Kertajaga menghadapi RW 08 dari Dusun Jetak. Lada tersebut digelar pada Minggu sore (03/08/2025), dan berakhir dengan kemenangan dramatis RW 07 lewat adu penalti panjang yang berkesudahan 12-11.
Pertandingan berlangsung di Stadion Gelora Mandala Cisontrol dan sejak menit awal kedua tim saling jual beli serangan.
Saat pertandingan baru berjalan delapan menit, RW 07 nyaris membuka keunggulan. Sang striker andalan berhasil melewati lini belakang RW 08 dan berhadapan langsung dengan kiper.
Namun sayangnya, peluang emas tersebut gagal dimanfaatkan setelah sepakan sang striker melambung jauh di atas mistar.
Dua menit kemudian giliran RW 08 memberikan ancaman. Ucu, penyerang cepat dari RW 08, melakukan percobaan dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras namun sayang bola hasil sepakannya melebar tipis di sisi gawang RW 07.
Gol pembuka akhirnya lahir di menit ke-20. Gilang sukses mencatatkan namanya di papan skor. Ia menerima umpan manja dari rekannya dan dengan tenang menaklukkan kiper RW 08 dan membawa RW 07 unggul 1-0.
Namun, keunggulan RW 07 tidak bertahan lama. Hanya berselang lima menit, RW 08 berhasil membalas lewat aksi Ucu yang kali ini tidak menyia-nyiakan peluang.
Memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan RW 07, ia melepaskan tembakan terukur ke arah gawang dan sukses menyamakan skor menjadi 1-1 di menit ke-25. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, RW 07 tampil lebih menekan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun dewi fortuna belum berpihak, beberapa tembakan mereka masih melebar atau berhasil diblok oleh pertahanan RW 08 yang bermain disiplin.
Menjelang akhir laga, tepatnya di menit ke-65, terjadi momen yang nyaris mengubah arah pertandingan.
RW 08 mendapat hadiah penalti setelah kiper RW 07 melakukan pelanggaran di dalam kotak terlarang.
Ucu kembali dipercaya sebagai eksekutor. Namun tendangan penaltinya gagal berbuah gol sehingga membuat peluang kemenangan yang sudah di depan mata lenyap seketika.
Skor 1-1 bertahan hingga peluit akhir dan pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu penalti.
Di babak adu penalti, dari lima penendang pertama hanya dua pemain dari masing-masing tim yang berhasil mencetak gol. Sisanya gagal karena penyelamatan kiper maupun tendangan yang melenceng.
Tak berhenti sampai di situ, lima penendang berikutnya dari masing-masing tim secara mengejutkan juga gagal mengeksekusi penalti mereka dengan sempurna.
Suasana semakin menegangkan, setelah wasit memutuskan untuk mencari pemenang adu penalti ini melalui fase sudden death guna. RW 08 terpilih menjadi penendang dan RW 07 yang menahan tendangan.
BACA JUGA: RW 02 Akhiri Perlawanan RW 04 dengan Skor Tipis 2-1
Penendang penentu RW 08 gagal menjalankan tugas dengan sempurna, sehingga RW 07 lah yang keluar sebagai pemenang.
