RANCAH POST – Setelah lebih dulu dirilis di Tiongkok pada Oktober 2024 dan meluncur secara global pada Desember 2024, akhirnya Huawei Nova 13 Pro resmi diboyong ke Indonesia dengan harga bersaing.
Hadirnya Nova 13 Pro menjadi penanda kuat bahwa Huawei serius kembali bersaing di industri ponsel pintar Indonesia setelah sempat vakum sejak 2022.
Huawei Nova 13 Pro tampil menawan dengan desain kotak-kotak berpola silang yang memancarkan kesan stylish.
Bukan hanya tampilan fisiknya saja yang menarik, sektor kamera dan daya juga menjadi senjata utama dari ponsel ini.
Salah satu fitur yang cukup mencuri perhatian adalah kehadiran dua kamera selfie di bagian depan. Kamera utama beresolusi 60 MP dengan lensa ultra wide dan autofokus, ditambah kamera 8 MP untuk portrait close-up.
Kombinasi ini membuat Huawei Nova 13 Pro sangat cocok untuk aktivitas selfie dan vlogging yang kini makin populer.
Kamera belakangnya juga tak kalah mumpuni. Huawei menyematkan tiga lensa yang terdiri dari kamera utama 50 MP dengan bukaan f/1.4-f/4 dan dukungan OIS, kamera telefoto 12 MP dengan zoom optik 3x dan kamera ultrawide 8 MP dengan bidang pandang luas hingga 112 derajat.
Ketiga kamera tersebut dimuat dalam modul oval berukuran besar yang tampak mencolok di bagian punggung ponsel.
Untuk urusan daya, Huawei Nova 13 Pro dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh yang didukung teknologi 100W SuperCharge Turbo.
Huawei mengklaim bahwa baterai ponsel ini mampu terisi hingga 50% hanya dalam waktu sembilan menit saja, menjadikannya salah satu yang tercepat di kelasnya.
Tak hanya cepat dalam pengisian daya, ponsel ini juga punya performa tangguh berkat chipset Kirin 8000 yang dipadukan dengan RAM 12 GB dan penyimpanan internal super lega hingga 512 GB.
Layar menggunakan panel LTPO OLED berukuran 6.76 inci dengan resolusi Full HD+, refresh rate adaptif hingga 120 Hz, touch sampling rate 300 Hz, serta dukungan PWM dimming 2.160 Hz.
Selain itu, pengguna juga dimanjakan dengan fitur pemindai sidik jari di bawah layar untuk keamanan ekstra.
Berbeda dari kebanyakan ponsel Android lainnya, Huawei Nova 13 Pro menjalankan sistem operasi EMUI 14.2 berbasis HarmonyOS, bukan Android.
Hal ini merupakan dampak dari larangan ekspor teknologi oleh pemerintah Amerika Serikat yang membuat Huawei tidak dapat lagi menggunakan layanan Google Mobile Services.
Sebagai gantinya, ponsel ini mengandalkan Huawei Mobile Services dan toko aplikasi Huawei AppGallery.
Meskipun tanpa Play Store dan YouTube, Huawei menawarkan berbagai fitur cerdas berbasis AI seperti penghapus objek pada foto dan AI Best Expression yang bisa menyarankan ekspresi terbaik dalam foto.
Fitur pendukung lain seperti NFC, Bluetooth 5.2, port USB-C, dan konektivitas lengkap semakin melengkapi keunggulan ponsel ini.
Secara keseluruhan, bodi ponsel memiliki dimensi 163.4 x 74.9 x 7.8 mm dan bobot 209 gram, yang membuatnya tetap nyaman digenggam meski berukuran besar.
Huawei Nova 13 Pro dibanderol dengan harga Rp 9 juta untuk pasar Indonesia. Namun selama periode penjualan perdana dari 25 Juni hingga 31 Juli 2025, konsumen bisa membelinya dengan harga promo Rp 8 juta saja.
Tak hanya itu, setiap pembelian dalam periode ini juga akan mendapatkan bonus smartwatch Huawei Watch Fit 3 senilai Rp 1.8 juta.
BACA JUGA: Beda dari Duo Model Pro, Huawei Pura 80 Ultra Suguhkan Spek Lebih Canggih
Pilihan warna yang tersedia untuk pasar Indonesia adalah Loden Green dan Black, dua warna elegan yang memancarkan aura premium.
