Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Teknologi»Sosial Media»Meninggal Bersama Sambil Berpegangan Tangan, Kisah Pasutri ini Bikin Haru
    Sosial Media

    Meninggal Bersama Sambil Berpegangan Tangan, Kisah Pasutri ini Bikin Haru

    Nina NurmalasariNina Nurmalasari29 Januari 20190
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Meninggal Bersama Sambil Berpegangan Tangan Kisah Pasutri ini Bikin Haru
    Meninggal Bersama Sambil Berpegangan Tangan Kisah Pasutri ini Bikin Haru

    RANCAH POST – Setiap orang pastinya hanya ingin menikah sekali seumur hidup dan berharap seseorang yang mereka nikahi itu adalah jodoh sehidup sematinya.

    Namun pada kenyataannya ada orang yang sampai menikah lebih dari sekali sehingga harapan mereka untuk berjodoh sehidup semati dengan orang pilihannya yang pertama itu harus pupus.

    Namun lain halnya dengan kisah pasangan suami istri dari Australia ini. Mereka adalah Norma June Platell (90) dan Francis Ernest Platell (92).

    Keduanya meninggal dalam waktu yang bersamaan. Bukan dalam hitungan hari, namun mereka meninggal di menit-menit yang hampir berdekatan.

    Norma dan Ernest sudah menikah selama 70 tahun. Di masa tuanya, Norma mengidap penyakit Alzheimer, lalu ia pun meninggalkan rumah dan dirawat di panti jompo.

    Kondisi Norma pun semakin memburuk. Ia lupa segalanya, termasuk anak-anaknya sendiri. Ia juga kehilangan kemampuan untuk berbicara. Satu-satunya kata yang dapat terucap dari mulutnya adalah, ‘suamiku’.

    Melihat sang istri berjuang melawan Alzheimer, Ernest pun naik taksi menuju ke panti jompo Mercy Care untuk menjumpai pujaan hatinya.

    Mereka sarapan dan makan siang bersama. Keduanya pun akan menghabiskan waktu bersama dengan menonton TV, duduk di sofa hingga Norma tertidur di bahu suaminya.

    Beberapa waktu lalu Francis Ernest Platell jatuh dan terserang stroke. Kondisinya yang sudah lemah membuat ia kemudian ikut tinggal bersama istrinya di panti jompo.

    Mereka tinggal dalam satu ruangan dengan dua kasur yang saling berjajar, sehingga memudahkan keduanya untuk saling berpegangan tangan.

    Kondisi Ernest pun memburuk dan tergolek lesu disamping sang istri. Norma pun memperhatikan gerak-gerik suaminya.

    Ketika suaminya tidak makan, maka ia akan menolak makan. Norma June Platell yang menderita Alzheimer pun meniru semua tingkah suaminya . Kebersamaan selama 70 tahun membuat Norma seolah terikat dengan sang suami.

    Kisah cinta keduanya dimulai sejak remaja. Saat itu Francis yang masih berusia 14 tahun bertemu Norma. Ia merupakan anak yang putus sekolah sementara istrinya seorang gadis yang berpendidikan.

    Francis Ernest Platell pun terpesona sejak pertemuan pertama setelah melihat cantiknya Norma June Platell dengan dress biru.

    Keduanya yang telah jatuh hati pun kemudian menikah. Dari pernikahannya itu mereka dikaruniai tiga anak dan lima orang cucu.

    Keluarga kecilnya pun sangat bahagia. Meski tidak pernah mengenyam pendidikan tinggi, tapi keduanya mampu mengirim ketiga anak mereka ke bangku kuliah. Ketiga anaknya menjadi jurnalis, ahli bedah dan apoteker.

    Kondisi Ernest pun semakin memburuk. Saat itu Norma hanya memandang suaminya sambil tersenyum. Tak disangka, penjaga panti jompo yang baru meninggalkan mereka beberapa menit menemukan keduanya telah meninggal bersama.

    BACA JUGA: Viral Kisah Suami Cari Obat untuk Istri Ini Menyayat Hati, Kasihan Sampai Dikira Penipu

    Keduanya juga dikuburkan bersama. Di gereja, peti mati mereka saling berjajar. Saat dikuburkan, peti mati Ernest yang lebih dulu dimasukan ke liang lahat.

    Setelah itu baru peti mati Norma yang diturunkan. Mereka akhirnya bisa bersama-sama sampai akhir hayat mereka.

    Sosial Media
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Nina Nurmalasari
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    WhatsApp Group Message History, Gak Ada Lagi FOMO di Grup!

    23 Februari 2026

    20 Link Twibbon Idul Fitri 1446 H, Keren dan Gratis!

    30 Maret 2025

    Kata-Kata Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri yang Penuh Makna dan Berkesan

    29 Maret 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.