RANCAH POST – Membayar sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) memang merupakan kewajiban dari setiap siswa. Meski memang ada beberapa sekolah yang tak mewajibkan siswanya membayar iuran tersebut.
Karena kondisi ekonomi yang terbatas, beberapa anak ada yang sampai terlambat membayar SPP, bahkan sampai menunggak berbulan-bulan.
Berbicara soal tunggakan SPP, belum lama ini seorang siswi sekolah dasar (SD), mengalami trauma setelah dihukum oleh pihak sekolah.
Hukuman berupa push up sebanyak 100 kali itu diberikan kepada siswi tersebut karena ia belum melunasi SPP.
Dia adalah GNS, murid kelas IV di salah satu SD di kawasan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Ia mengalami hal tersebut pekan lalu. Saat ini GNS sendiri mengalami trauma dan tak mau sekolah karena malu.
Siswi itu pun menceritakan ketika ia sedang belajar dihampiri oleh kakak kelasnya. Ia diminta untuk menghadap kepala sekolah. Kemudian ia pun memenuhi panggilan itu.
Karena belum melunasi tunggakan SPP itu akhirnya GNS pun tidak mendapat kartu untuk mengikuti ujian.
Atas peristiwa itu, siswi yang tinggal di Kampung Sidamukti, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Depok, ini pun merasa sedih.
Sebelumnya, ia juga pernah mengalami hal serupa. Tapi saat itu ia hanya diminta push up 10 kali saja. Tapi hukuman yang diterimanya kemarin membuat perutnya sakit.
Ia pun jadi tak mau sekolah di sekolah itu lagi karena takut disuruh push up lagi jika belum membayar SPP.
Pihak keluarga pun berencana untuk memindahkan GNS ke sekolah lain, karena ia sudah tidak mau lagi sekolah disana.
BACA JUGA: Geger Video Siswa SD Kanisius Demangan Jatuh dari Lantai 3, Sekolah Kecewa Terhadap Pengambil Gambar
Selain itu, pihak keluarga juga menyayangkan kejadian tersebut. Mereka pun berharap agar hal seperti ini tidak terjadi lagi ke siswa lainnya.
