RANCAH POST – Kekerasan dan eksploitasi terhadap anak memang kerap terjadi. Para pelakunya seperti tidak memiliki hati nurani dan belas kasihan.
Baru-baru ini dua balita kakak beradik, Rahman yang berusia 4,5 tahun dan Akbar yang berusia 3,5 tahun ditemukan warga dalam kondisi yang memprihatinkan.
Keduanya ditemukan di ruang kosong samping rumah milik Suryanto di Perumahan Central Park, Tanjung Ucang, Batam, Riau, pada Jumat (24/8) lalu.
Saat ditemukan, kondisi Rahman dan Akbar dalam kondisi kelaparan dan badan mereka penuh dengan lumpur.
Kedua bocah malang itu diduga disekap pelaku sejak dua tahun lalu. Di tubuh kedua bocah itu juga ditemukan banyak bekas luka penganiayaan.
Kedua bocah itu diduga disekap di ruang kosong tanpa atap selama bertahun-tahun. Ruangan itu ditutup dengan triplek dan hanya berlantaikan tanah.
Tempat berteduh untuk kedua bocah itu hanya sebuah bangku yang ditutupi dengan terpal.
Terbongkarnya kasus penyekapan kedua balita itu berawal dari kecurigaan tetangga yang sejak siang mendengar anak kecil menangis da berteriak meminta makan dari arah samping rumah Suryanto.
Warga bersama dengan perangkar RT kemudian mendatangi rumah Suryanto, akan tetapi kondisi rumah dalam keadaan terkunci. Suryanto dan sang istri diduga sedang pergi ke rumah sakit.
Warga pun selanjutnya melaporkan kejadian itu ke polisi. Setelah ditunggu warga, pemilik rumah itu tak kunjung datang.
Warga dan polisi pun kemudian mendobrak rumah itu dan menemukan kedua balita malang itu dalam kondisi yang memprihatinkan.
Polisi juga menemukan beberapa potong kayu dan besi yang diduga digunakan untuk memukul kedua bocah itu.
Kapolsek Batu Aji Kompol Syafrudin Dalimunthe mengatakan kalau kondisi kedua bocah itu saat ditemukan sangat memprihatinkan.
Selain ketakutan, kedua bocah itu malang itu juga menangis karena lapar dan dalam kondisi sakit demam.
Menurut Kapolsek, Suryanto diketahui sudah sekitar 2,5 tahun tinggal di kompleks perumahan itu. Kedua bocah itu merupakan anak kakak Suryanto yang dititipkan karena kakaknya kerja jadi TKI.
Dari hasil pemeriksaan sementara petugas, Suryanto yang merupakan paman korban mengaku menyekap kedua bocah itu karena dianggap nakal.
BACA JUGA: VIDEO Sadis Bayi Disiksa Ibunya, dari Dijewer dan Dipukuli Hingga Disiram Sabun Pencuci Piring
Suryanto yang kini telah ditetapkan secara tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Unit Reskrim Polsek Batu Aji.
