Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»SBY Disebut Atur Proyek KTP Elektronik
    Berita Nasional

    SBY Disebut Atur Proyek KTP Elektronik

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman26 Januari 20180
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    SBY Disebut Atur Proyek KTP Elektronik
    SBY Disebut Atur Proyek KTP Elektronik

    RANCAH POST – Kasus korupsi e-KTP menemui babak baru setelah Setya Novanto menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta.

    Dalam kasus korupsi e-KTP yang merugikan negara sekitar Rp2,3 triliun tersebut, sejumlah nama mulai diseret.

    Dalam sidang lanjutan Setya Novanto yang menghadirkan saksi Mirwan Amir, mantan Wakil Banggar DPR, nama Presiden Keenam Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono disebut.

    Dari pengakuan Mirwan yang juga kader Demokrat, dirinya menerima masukan dari pengusaha bernama Yusnan Solihin bahwa proyek KTP Elektronik bermasalah.

    Mirwan pun kemudian melapor ke Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono soal adanya masalah dalam proyek e-KTP.

    Namun katanya, SBY tidak menggubrisnya dan tetap meminta proyek tersebut diteruskan dengan alasan untuk menghadapi Pilkada.

    “Saya cuma sebatas itu, tidak punya kepentingan. Saya tidak mempunyai kekuatan untuk menghentikan program KTP Elektronik, tapi saya sudah sampaikan itu atas saran dari Pak Yusnan,” kata Mirwan, Kamis (25/1/2018).

    Akan tetapi, tudingan bahwa SBY turut mengatur proyek KTP Elektronik dibantah Wasekjen DPP Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya.

    Riefky pun meminta bukti atas tudingan tersebut.

    “Pak SBY tidak pernah mengatur proyek, itu fitnah. Beliau itu memikirkan nasib dan kesejahteraan rakyat. Tunjukkan buktinya,” ucap Riefky.

    Diterangkan Riefky, e KTP merupakan program untuk kepentingan pemilu.

    Namun sebagaimana dikatakan oleh Riefky, kalau pun ada pihak yang menyalahgunakannya, itu demi keuntungan pribadi. Tak adil bila kasus tersebut menyeret kepala negara.

    “Jangan sebentar-sebentar menyeret nama kepala negara ke dalam kasus hukum. Jelas ini ulah oknum menyalahgunakan sebuah program rakyat demi keuntungan pribadinya. Kita serahkan ke KPK untuk membuka kasus ini,” tukas dia.

    BACA JUGA: Udah Bertahun-Tahun e-KTP Punya Kamu Belum Jadi? Ini Bisa Jadi Penyebabnya

    Sebagaimana diketahui, proyek e-KTP tersebut berjalan pada masa pemerintahan SBY pada tahun anggaran 2011-2013.

    Berita Nasional e-KTP Nasional Setya Novanto Susilo Bambang Yudhoyono
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.