RANCAH POST – Seorang wanita bernama Johana Latuharhary harus menjalani perawatan medis di RSUD Tangerang usai menjadi korban penganiayaan.
Pelaku diketahui seorang sopir truk yang sempat terlibat perseteruan dengan korban di ruas Jalan Tol Jakarta-Merak, Rabu (24/1/2018) malam.
Johana sendiri diketahui sebagai perwira polisi dengan pangakat kompol. Sehari-hari, Johana bertugas di Polres Matro Tangerang.
Diterangkan Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan, insiden sopir truk pukul polwan itu terjadi saat korban mengendarai mobil pribadi.
Korban saat itu masuk dari Tol Lippo Karawaci menuju Tol Kebon Nanas. Tepat di seberang Hotel Greet Western Resort Kota Tangerang, mobil korban terserempet oleh pengendara truk fuso.
“Pelaku dan korban sama-sama turun dari kendaraan hingga akhirnta terjadi adu mulut,” terang Harry, Kamis (25/1/2018).
Usai terlibat adu mulut dan merasa permasalahan sudah selesai, kedua belah pihak yang terlibat dalam insiden sopir truk pukul polwan itu kemudian melanjutkan perjalanan.
Akan tetapi, beberapa waktu kemudian, pelaku mengklakson mobil korban dari arah belakang. Pelaku yang turun kemudian menghampiri mobil korban dan memukul kaca mobil sebelah kanan korban.
Pelaku juga membuka paksa pintu mobil korban dan melayangkan pukul ke arah mata dan kepala korban. “Korban pun mengalami luka memar dan robek pada bagian kepala,” ucap Harry.
Usai insiden sopir truk pukul polwan, korban meninggalkan lokasi dan langsung menuju RSUD Tangerang. Adapun pelaku melarikan diri ke arah Jakarta menggunakan kendaraannya.
“Pelaku bersama barang bukti berupa truk tronton dengan nopol BE 9616 CK sudah kita amankan sekitar pukul 21.00 WIB. Untuk proses penyelidikan, kami bawa pelaku ke Polres Metro Tangerang Kota,” kata Harry.
BACA JUGA:
Sopir truk pukul polwan itu diketahui bernama Faturakhman. Usai berhasil diamankan, pelaku menjenguk korban untuk meminta maaf. Pelaku yang diborgol terlihat mencium tangan korban.
