RANCAH POST – Seorang pemuda yang tinggal di Dusun Tojangang Desa Pasiang Kecamatan Matakali Kabupaten Polman berhasil menerima beasiswa bidik misi.
Dengan beasiswa yang diterimanya, Ishak, nama pemuda itu, kemudian kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Teknik Kimia.
Namun dengan berat hati ia memutuskan kembali ke kampung halaman dan berhenti kuliah setelah ayahnya yang menderita TBC meninggal beberapa pekan lalu. Sementara sang ibu, yang mengidap tumor rektum telah berpulang lebih dahulu pada bulan Februari 2017.
Keputusan berhenti kuliah diambil Ishak lantaran tak ada yang merawat kesembilan adiknya yang sebagian besar masih duduk di bangku sekolah.
“Hari ini belajar banyak dari Ishak, si pemuda yatim piatu berusia 22 tahun yang rela Putus kuliah demi membiayai kehidupan 9 orang adik nya. Ishak pemuda yang cerdas sebelumnya ia kuliah di ITB jurusan tehnik kimia, penerima beasiswa bidikmisi ini memilih pulang karna tak ada lagi yang bisa merawat adik2nya..ibunya meninggal pada 13 februari 2017 karena mengidap penyakit tumor rektum dan ayahnya pun meninggal 3 minggu yang lalu karna penyakit tuberculosis.. Kini Ishak lah yang berjuang menjadi Ibu sekaligus Ayah bagi 9 adiknya.. Saya kagum dengan ketabahannya, bagaimana tidak jika saya yang berada di posisinya saya tidak yakin mampu menghadapi segalanya,” ujar April Myathi dalam postingannya.
Kisah seorang pemuda Mahasiswa ITB putus kuliah demi rawat kesembilan adiknya itu benar-benar menggunggah rasa simpati dan haru dari para netizen.
Tak sedikit dari netizen yang mendoakan semoga Ishak Mahasiswa ITB tersebut selalu tabah dan diberikan kecukupan rezeki.
M Nasrul Mustain: “Ya allah semoga izhak dan adiknya engkau limpahkan rezekymu ke pada mereka. Angkatlah sesusahan mereka supaya mereka bisa hidup dengan layak dan berkecukupan. Aminn.”
Acep: “Hnya Alloh yg mh tahu, moga Allh memberikan rizki yg bnyak, mmberikan yg trbaik buat keluarganya, abdi mah terharu mc na oge.”
BACA JUGA: Video ‘Skandal Laknat Mahasiswa ITB di Kost’ Hebohkan Netizen
Riri Purba: “Seandainya saya punya banyak uang akan langsung saya jumpai saudara ishak.. Saya sedih membaca nya,karna juga saya dari keluarga yg tidak mampu,yg tidak kenal ayah nya siapa didunia ini.. Tapi saya bangkit, demi masa depan,bidikmisi memang sangat membantu.. Mudah2an ada bapak \ibu yg berbaik hati harta nya berlimpah mohon kiranya membantu saudara kita ishak..”
