RANCAH POST – Kabupaten Pangandaran tengah berduka dengan terjadinya bencana banjir dan longsor yang menewaskan satu keluarga di Dusun Sangkanbawang, Desa Kalijatim, Kecamatan Sidamulih.
Tak hanya menjadi pemberitaan, informasi adanya longsor dan banjir Pangandaran itu pun menyebar dengan cepat melalui media sosial semisal Facebook.
Tak sedikit pula dari netizen yang membagikan informasi beserta foto banjir dan longsor Pangandaran tersebut.
Hanya saja, meski sebagian besar foto tersebut bisa dipastikan kebenarannya, rupanya ada juga foto hoax yang seolah-olah menyebutkan kejadian banjir itu terjadi di Pangandaran.
BACA JUGA: Tewaskan Satu Keluarga, Berikut Titik Longsor dan Banjir di Pangandaran
Misalnya foto yang memperlihatkan banjir yang menggenangi sejumlah bangunan tingkat yang terlihat berwarna biru, foto tersebut diberi caption seolah-olah banjir Pangandaran.
Namun berdasarkan penelusuran, foto terebut sebenarnya peristiwa banjir di Srilanka yang berlangsung pada Mei 2017 silam. Meski tak dipungkiri foto itu dimuat di sejumlah situs pemberitaan, namun foto itu sekedar ilustrasi bencana dan bukan terjadi di Pangandaran.
Satu lagi foto hoax banjir Pangandaran yang beredar di media sosial. Pada foto itu terlihat banjir menggenangi sejumlah rumah dan hampir menutupi atap. Terlihat pula rumah yang terlihat hancur akibat terjadinya longsor.
Lagi-lagi, banjir dan longsor dalam foto tersebut bukan terjadi di Pangandaran. Namun dari penelusuran, bencana itu terjadi di Srilanka pada tahun 2016 silam.

