Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Jabar»Bikin Akta Kelahiran di Pangandaran Ribet?
    Berita Jabar

    Bikin Akta Kelahiran di Pangandaran Ribet?

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman31 Maret 20170
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Ilustrasi 1
    Ilustrasi 1

    BERITA PANGANDARAN, RANCAH POST – Warga yang berada di Kabupaten Pangandaran Jawa Barat dikabarkan enggan membuat akta kelahiran.

    Selain mahal, kabarnya proses pembuatan akta kelahiran di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil terkesan berbelit-belit.

    Dikatakan Bunyamin (31), warga Desa Jayasari, Kec. Langkaplancar, warga harus mengeluarkan biaya Rp150 ribu untuk pembuatan akte kelahiran melalui jalur pemerintah desa.

    “Warga enggan mengurus sendiri pembuatan akta lantaran mereka tidak paham dengan teknis dan prosedurnya, jadi mereka memilih melalui pemerintah desa. Bila dilakukan sendiri, biaya yang dikeluarkan akan lebih mahal,” ucap Bunyamin.

    Dari keterangan ptugas pembuat akta di desa, uang sebesar Rp150 ribu tersebut dialokasikan untuk akomodasi selama proses pembuatan akta kelahiran

    Dari uang Rp150 ribu, Rp30 ribu ke Dukcapil, materai 2 lembar Rp15 ribu, legalisir ke KUA Rp10 ribu, surat lahir dari desa Rp10 ribu, dan transporatasi petugas desa Rp85 ribu.

    “Bukan masyarakat tidak sadar akan pentingnya dokumen kependudukan, tapi dari segi teknis dan pelayanan harus dimaksimalkan supaya masyarakat merasakan adanya kemudahan,” ujar dia.

    Diterangkan Bunyamin, dirinya bersama dengan temannya pernah merasakan pengalaman pahit tahun 2016 silam ketika mengusulkan pembuatan akta kelahiran warga miskin di kampungnya.

    “Saat itu kami memperjuangkan pembuatan akte untuk 30 kk, tapi dalam prosesnya pihak SKPD meminta Rp30 ribu per akta kelahiran, katanya untuk biaya administrasi,” kata dia.

    Alhasil, berkas usulan pembuatan akte kelahiran warga miskin yang sudah lengkap itu masih disimpan Bunyamin lantaran harus ada uang Rp900 ribu.

    Sementara itu dilansir Sindonews, dikatakan Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pangandaran Atang, tidak ada pungutan biaya dalam proses pembuatannya.

    Masyarakat hendaknya memproses pembuatan akte kelahiran sendiri dan kami jamin pembuatan akte kelahiran tidak ada pungutan biaya.

    Berita Jabar Berita Pangandaran Jawa Barat Pangandaran
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pangandaran Diguncang Gempa M 5,5, Tak Berpotensi Tsunami

    28 Desember 2023

    3 Kafe di Kampung Turis Pangandaran Ludes Terbakar, Inikah Penyebabnya?

    31 Agustus 2023

    Kasus Moge Tabrak Anak Kembar di Pangandaran, 2 Pengendara Divonis 4 Bulan Penjara

    7 Juli 2022
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.