RANCAH POST – Penusukan di Tunjungan Plaza dengan korban seorang pegawai toko My Bear di lantai 5, Sabtu (18/2/2017) sore kemarin sempat membuat heboh dan menarik perhatian para pengunjung pusat perbelanjaan tersebut.
Lokasi insiden penusukan di Tunjungan Plaza itu pun kemudian dipasangi garis polisi supaya TKP tetap steril. Pengunjung pun hanya bisa bergerombol dan memadati TKP di luar garis polisi.
Dipaparkan Kasat Reskrim Polrestabes Kota Surabaya AKBP Shinto Silitonga, sebelum penusukan Tunjungan Plaza terjadi, pelaku sempat berkomunikasi dengan korban. “Pelaku sempat mengobrol dengan korban, pelaku minta balikan tapi ditolak korban. Adu mulut pun terjadi hingga akhirnya terjadi penusukan,” ujar Shinto.
Keterangan dari sejumlah saksi di TKP pun dikumpulkan. “Sejumlah saksi kita periksa guna proses lebih lanjut. Baik pelaku dan korban dibawa ke RUmah Sakit Umum Daerah Dr Soetomo,” ucap Shinto melanjutkan.
Sementara itu, insiden penusukan di Tunjungan Plaza Surabaya yang terjadi antara pukul 17.00 hingga 17.30 WIB itu diduga berlatar asmara. Hal ini tak lain pelaku yang bernama Arjuna Anggriawan Effendy (25) disebutkan sebagai mantan pacar dari korban bernama Azizah (21). “Motifnya sendiri belum bisa dipastikan, tapi diduga kuat bermotif asmara,” terang Kanit Reskrim Polsek Tegalsari Iptu Handa Wicaksono.
Dijelaskan Handa, penusukan di Tunjungan Plaza ini bermula ketika pelaku mendatangi korban di tempat kerjanya. Pelaku dan korban sempat ngobrol di outlet My Bear. “Dari penuturan saksi, di luar outlet tersebut pelaku menusuk korban,” kata dia.
Korban penusukan di Tunjungan Plaza disebutkan ditusuk sebanyak dua kali di bagin perut dan punggung bagian belakang. “Usai menusuk korban, pelaku kemudian menusuk dirinya sendiri sebanyak dua kali ke bagian dada dan ulu hati,” tukas dia.
