RANCAH POST – Rencana demo 25 November yang akan dilakukan di depan gedung DPR memang sejak lama telah terdengar. Namun menurut kepolisian, hingga pagi hari ini belum ada pemberitahuan perihal aksi demo 25 November.
“Tak ada pemberitahuan terkait demo di depan gedung DPR,” ujar Kombes Pol Awi Setiyono, kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Jum’at (25/11/2016).
Awi kemudian memaparkan, sedikitnya ada 15 kegiatan yang akan dilaksanakan di Jakarta. Namun di antara 15 kegiatan tersebut, tak ada rencana unjuk rasa di gedung parlemen. Kendati demikian, pihaknya akan mengerahkan personel untuk melakukan penjagaan. “Personel tetap akan siaga,” ujarnya.
Sebelumnya, Kamis (24/11/2016), jelang digelarnya demo 25 November dan demo 2 Desember, Polri telah menyiagakan 8700 anggota Brimob atau 87 SSK. Brimob yang juga didatangkan dari sejumlah Polda ini dimaksudkan untuk membantu Polda Metro Jaya melakukan pengamanan di Jakarta.
“Kami tetap siaga, kemarin 21 SSK, sekarang dari daerah ada 50 kompi,” terang Irjen Murad Ismail, Kepala Korps Brimob, Kamis (24/11/2016), di Mabes Polri.
Masih menurut Murad, sejak 16 November 2016, pasukan yang didatangkan dari 21 polda tersebut sudah ada di Jakarta. Langkah ini dilakukan untuk mengamankan jalannya aksi demo 25 November dan 2 Desember mendatang.
Baik itu demo 25 November maupun demo 2 Desember, digelar dengan tujuan agar kepolisian menahan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam dugaan kasus penistaan agama. Sementara itu, Ahok sendiri sudah ditetapkan menjadi tersangka pada 16 November silam.
