Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Alasan Keyakinan, Ulama Tolak Dilantiknya Kapolda Banten Listyo Sigit Prabowo
    Berita Nasional

    Alasan Keyakinan, Ulama Tolak Dilantiknya Kapolda Banten Listyo Sigit Prabowo

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman13 Oktober 20160
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Listyo Sigit Prabowo
    Listyo Sigit Prabowo

    RANCAH POST – Ditunjuknya Komisaris Besar Polisi Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolda Banten menggantikan Brigjen Pol Ahmad Dofiri menimbulkan rekasi di masyarakat Provinsi Banten, khususnya dari kalangan ulama.

    Dengan mengirimkan sebuah surat yang ditujukan kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Senin (10/10/2016), MUI se-Provinsi Banten memohon agar penunjukan Kombes Pol Listyo Sigit Prabowo yang tak lain bekas ajudan Presiden Joko Widodo ini dibatalkan. Alasannya adalah terkait adanya perbedaan keyakinan.

    “Kami meminta supaya kapolri bisa menyesuaikan dengan kondisi Banten. Sembilan puluh persen orang Banten itu Islam, pejabatnya juga harus Islam,” tutur Mahmudi, Ketua MUI Kota Serang, Banten.

    Kendati mendapat penolakan dari sejumah ulama, kapolri tetap melantik pria yang juga pernah menjabat sbagai Kapolres Solo pada tahun 2011 hingga 2012 itu. Sementara itu, Ahmad Dofiri, kini menempati posisi sebagai Kepala Biro Penyusunan dan Penyuluhan Hukum Mabes Polri.

    Sementara itu, dengan ditempatkannya Kapolda Banten Kombes Pol Listyo Sigit Prabowo yang mengundang reaksi dari sejumlah kalangan di Banten ini dinilai akan menimbulkan potensi SARA. Dengan munculnya protes, membuktikan pula bahwa Presiden Joko Widodo tak melihat kondisi warga setempat.

    Mengingat isu SARA sangat sensitif, sebagaimana dikatakan seorang pemikir Islam, Ibnu Masduki, seharusnya presiden bisa melihat kearifan lokal untuk menempatkan seorang pejabat di daerah. “Demi kebaikan bersama, seharusnya SAEA bukan ditutup-tutupi, melainkan dibuka untuk kebaikan semua,” ucap Masduki, Rabu (12/10/2016).

    Bagi Joko Widodo sendiri, masih dikatakan Masduki, adanya protes dari ulama terkait ditempatkannya Listyo Sigit Prabowo akan memunculkan kesan negatif. “Dalam benak masyarakat akan terpikirka bahwa Jokowi ini sukanya menempatkan non Islam di daerah yang mayoritas Islam, seperti Solo dan Jakarta,” tutupnya.

    Berita Nasional Joko Widodo Komjen Tito Karnavian Nasional
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.