Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Ciamis»Memiliki Empat belas Anak, Ini yang Terjadi dengan Keluarga di Ciamis
    Berita Ciamis

    Memiliki Empat belas Anak, Ini yang Terjadi dengan Keluarga di Ciamis

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman7 Oktober 20160
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Anak Anak
    Anak Anak

    BERITA CIAMIS, RANCAH POST – Keterbatasan keluarga pasangan suami istri Eman (55) dan Ihat (45) dala hal ekonomi membuat warga Dusun Parung, Desa Rawa, Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat Ini tak mampu menyekolahkan anak-anaknya ke jenjang yang lebih tinggi.

    Dari penuturan Eman, beberapa pekan lalu, meski adanya biaya dari pemerintah berupa BOS (Bantuan Operasional Sekolah), tetap saja kebutuhan sehari-harinya tidak dapat terpenuhi dengan banyaknya anak yang ia miliki.

    “Anak-anak saya sekolahnya cuma bisa sampai SD saja, jangankan untuk biaya sekolah, untuk mencukupi kebutuhan makan sehari-hari saja kami sudah keberatan,” ucap Eman.

    Ihat, sang istri juga mengatakan hal yang sama. Dikatakan olehnya, dengan pekerjaan suaminya yang hanya seorang buruh tani serabutan dan empat belas anak yang mereka miliki, kecil kemungkinan semua anaknya bisa melanjutkan pendidikan.

    “Meski anak-anak saya semuanya ingin meneruskan sekolah, naun dengan jarak anak yang hanya berbeda satu tahun membuat kebutuhan hidup terus bertambah,” kata Ihat.

    Sementara itu, diterangkan Kurniawan, Kepala Dusun Parung, anak dari keluarga tersebut memang hanya bisa mengenyam bangku pendidikan tingkat dasar saja. Hal ini tak lain karena permasalahan biaya yang mereka hadapi.

    “Meski pemerintah telah mewajibkan program wajib belajar, tetap saja keluarga tersebut tidak mampu membiayai anak-anaknya bersekolah,” tutur Kurniawan, sebagaimana dilansir Harapan Rakyat.

    Berita Ciamis Berita Jabar Ciamis Jawa Barat Keluarga Miskin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    RW 07 Angkat Trofi Juara Cisontrol Cup 2025

    17 September 2025

    RW 09 Singkirkan RW 05 dan Amankan Tiket Final

    15 September 2025

    Taklukan RW 10, RW 05 Tantang RW 09 di Semifinal

    10 September 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.