Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Ini Kata Pakar Patologi Soal Kematian Wayan Mirna
    Berita Nasional

    Ini Kata Pakar Patologi Soal Kematian Wayan Mirna

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman6 September 20160
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Beng Beng Ong
    Beng Beng Ong

    RANCAH POST – Beng Beng Ong, seorang pakar patologi forensik berkebangsaan Australia mengungkapkan bahwa kematian Wayan Mirna Salihin diduga karena penyakit jantung.

    “Saya menduga ini karena penyakit jantung, pasokan darah ke jantung mengalami abnormalitas atau ketidaknormalan. Namun penyebabnya tidak bisa saya pastikan,” kata ahli patologi itu dalam persidangan di PN Jakarta Pusat yang digelar Selasa (6/9/2016).

    Beng Beng Ong sendiri dihadirkan sebagai saksi ahli yang meringankan Jessica Kumala Wongso, terdakwa atas kematian Wayan Mirna yang diduga diakibatkan adanya sianida dalam kopi yang diminumnya.

    Pakar patologi yang juga dosen di Queensland University ini mengatakan, kematian alamiah tak bisa dipungkiri terjadi dalam kematian Wayan Mirna. Sebab dari pengalamannya sebagai ahli patologi forensik, cukup banyak orang yang usianya masih muda meninggal secara mendadak.

    Ong pun menyebutkan, penyebab kematian Wayan Mirna bisa ditemukan bila proses otopsi dan pengambilan sampel dilakukan sesegera mungkin, tidak menunggu hingga tiga hari setelah korban meninggal dunia.

    Selain itu, hasil pemeriksaan toksikologi tidak menunjukkan adanya sianida pada empedu, hati, dan urine. Sianida tersebut hanya ditemukan pada lambung. Jika dimasukan secara sengaja ke dalam tubuh, kata Ong, sianida tersebut pasti akan tertinggal dalam semua organ vital korban.

    Berita Nasional Jessica Kumala Wongso Nasional Sianida Wayan Mirna
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.