RANCAH POST – Baru-baru ini Bimbim Slank mengadakan prosesi Tedak Siten untuk anaknya yang sudah masuk usia delapan bulan. Acara adat tersebut digelar di rumahnya, yang juga adalah markas Slank di Jalan Potlot, Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Untuk Bimbim prosesi Tedak Siten ini mempunyai makna yang lebih. Bukan hanya untuk sang buah hati saja, musisi ini nampaknya berkeinginan untuk melestarikan budaya Jawa.
“Kan kakeknya itu orang Jawa. Karena itu ikut upacara turun tanah, untuk mengenalkan ya, agar membumilah supaya lebih perhatian dengan masyarakat,” terangnya Sabtu (23/7). “Saya senang banget dengan tradisi. Maksudnya, hal-hal yang menjadi simbol, seperti tujuh anak tangga.”
Di dalam prosesi ini anak diwajibkan untuk mengambil salah satu benda yang merupakan perlambang akan menjadi apa dia kelak. Bimbim mengatakan bahwa putranya, Maomettano Luke Almachmazumi ternyata memilih sebuah pulpen.
“Pokoknya, memang ada perlambangan-perlambangan, seperti kemakmuran, alam, lingkungan, hubungan dengan manusia. Simbol-simbol itu yang tadi ada,” tutur Bimbim. “Tadi ada yang ngambil benda, itu dia bawa pulpen. Katanya nanti menjadi orang pintar. Jadi penulis yang sangat hebat. Atau akan tanda tangani cek bernilai miliaran rupiah.”
Walaupun putranya tak mengambil alat musik, Bimbim mengaku tak merasa kecewa. Ia lebih membebaskan apapun cita-cita buah hatinya nanti.
