RANCAH POST – Gedung Kemenko Perekonomian dijarah maling. Akibat insiden tersebut, Kemenko Perekonomian diprediksi mengalami kerugian mencapai Rp100 juta.
Kapolsek Sawah Besar Kompol Ronald Purba mengatakan, aksi maling tersebut baru diketahui karyawan pada pukul 08.00 WIB. Ketika menggelar olah TKP, polisi tidak menemukan tanda-tanda kerusakan apapun.
Ronald katakan, “Hasil olah tempat kejadian perkara, tak ada kerusakan di bagian pintu atau jendela ruangan. Pelaku pun sulit diketahui karena tidak terpasangnya kamera CCTV di sekitar ruangan,” Selasa (29/09/2015).
Berdasarkan laporan yang diserahkan kepada pihak kepolisian, Kemenko Perekonomian mengaku kemalingan beberapa barang elektronik. Kerugian diperkirakan hingga Rp100 juta.
Ronald tambahkan, “Yang hilang barang elektronik semua, diantaranya kamera potret, laptop, lensa kamera, kamera perekaman, yang diperkirakan jumlahnya cukup lumayan besar, mungkin hingga Rp100 juta.”
Ronald menjelaskan, polisi telah memeriksa 3 orang saksi, yaitu seorang karyawan dan petugas kebersihan kantor yang pertama kali mengetahui insiden tersebut serta seorang penanggungjawab ruangan yang pertama kali melayangkan laporan resmi kepada pihak kepolisian.
