Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Mantan Cagub Jakarta Faisal Basri, Sebut Usulan Pilkada Lewat DPRD Itu Bangsat
    Berita Nasional

    Mantan Cagub Jakarta Faisal Basri, Sebut Usulan Pilkada Lewat DPRD Itu Bangsat

    Irpan HoerudinIrpan Hoerudin9 September 20140
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Pilkada
    Pilkada

    RANCAH POST – Perkataan Mantan Calon Gubernur DKI Jakarta Faisal Basri disoroti oleh Partai Gerindra. Pernyataan itu terkait wacana Pilkada lewat DPRD.

    “Jangan asal ngomong gitu, asal, jangan ngomong bangsat kan naif juga ini orang, ngomong bangsat emang siapa dia? orang suci apa,” kata Ketua DPP Gerindra Desmon J Mahesa di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (9/9/2014).

    Desmon menuturkan alasan pihaknya mendukung Pilkada lewat DPRD. Ia mencontohkan banyaknya konflik horizontal akibat pilkada langsung.

    Kemudian Mantan Ketua MK Akil Mochtar dimana kasus itu terkait dengan proses gugatan Pilkada. “Kita harus melihat ini terukur, politik ini hari ini kesimpulanya Gerindra menyetujui DPRD perlunya dengan pertimbangan dinamis politik,” tuturnya.

    Sebelumnya, Faisal Basri menolak keras usulan pemilihan kepala daerah dipilih DPRD. Usulan tersebut sedang dibahas dalam RUU Pilkada.

    “Diubah undang-udang Pilkada jadi tidak langsung dan dipilih DPRD. Ini menodai reformasi,” kata Faisal di Hotel Ibis, Jakarta, Minggu (7/9/2014).

    Faisal mengingatkan rakyat menuntut agar pemilihan dapat dilakukan secara langsung dan tidak melalui percaloan.

    Pengamat Ekonomi UI itu menuturkan hal itu dimunculkan karena adanya prosentase koalisi Merah-Putih sebanyak 63 persen sedangkan Jokowi-JK sebanyak 37 persen di parlemen.

    “Kalau 63 persen di seluruh provinsi, lalu Pilkada lewat DPRD ya menang semua, jadi engga perlu ada pemilu. Itu namanya bangsat,” tegas Faisal.

    Nasional Pilkada
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Irpan Hoerudin
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Spesialis deadline & headline news

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.