Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Teknologi»Internet»Langgar Privasi Pengguna, Google Bantu Polisi Tangkap Pelaku Phedofilia
    Internet

    Langgar Privasi Pengguna, Google Bantu Polisi Tangkap Pelaku Phedofilia

    Davian PramudyaDavian Pramudya5 Agustus 20140
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Google Privasi
    Google Privasi

    RANCAH POST – Google sudah cukup sering menerima pengaduan dan tuduhan atas pelanggaran terhadap privasi para penggunanya. Hal ini sudah cukup sering terjadi pada dua tahun terakhir ini. Namun bagaimanakah tanggapan anda, jika pelanggaran yang dilakukan Google ini, ternyata berhasil “membantu” pihak kepolisian, untuk membekuk seorang pelaku Phedofilia kelas berat?

    Dilansir laman Engadget (05/08/2014), pekan ini di Houston, seorang pria yang terbukti melakukan pelanggaran sex terhadap anak-anak alias Phedofilia, telah berhasil dibekuk polisi. Hal ini berawal dari laporan Google kepada pihak kepolisian, mengenai telah ditemukannya beberapa foto terkait tindakan phedofilia pada akun Gmail korban. Google sendiri menyatakan bahwa mereka tidak akan menggunakan foto tersebut untuk menuntut atau menjebloskan sang empunya akun kedalam penjara. Yang mereka lakukan hanyalah membantu pihak kepolisian dalam memberantas tindakan phedofilia tersebut dengan memberikan laporan.

    Selanjutnya, pihak kepolisian mendatangi tempat pelaku dan mendapati adanya berbagai bukti tindakan kekerasan seksual terhadap anak-anak pada hard drive di komputer sang pelaku, setelah mereka memeriksanya.

    Tindakan ini sendiri tampaknya dimanfaatkan Google untuk memberikan kesan positif terkait kasus pelanggaran privasi yang melibatkan mereka belakangan ini. Namun para pengamat dan pengguna juga tidak begitu saja terpukau dan terkesan dengan tindakan sok suci yang dilakukan Google tersebut.

    Beberapa pihak justru makin yakin bahwa Google telah melakukan pelanggaran berat terhadap privasi penggunanya, dengan memeriksa setiap email di akun Gmail pengguna yang jelas merupakan wilayah pribadi pengguna. Hal ini justru bisa jadi bumerang bagi Google, dan akan menjadi bukti kuat untuk menuntut perusahaan raksasa internet tersebut.

    Namun Google juga tidak diam begitu saja. Mereka menegaskan bahwa mereka tidak akan memberikan toleransi kepada para pelaku phedofilia. Melalui blogspot beberapa waktu lalu, Google juga mengatakan bahwa mereka telah menerapkan teknologi pemindaian gambar sejak tahun 2008 lalu. Hal ini mereka lakukan untuk mencari dan memindai berbagai gambar yang mengarah kepada pelanggaran sex, yang diterapkan pada media gambar Google termasuk Gmail. Kemudian juga memeriksa asal dan siapa pembuatnya, lalu memfasilitasi penangkapan. Menurut Google, hal ini jugalah yang mereka lakukan terkait kasus di Houston tersebut.

    Mereka juga menambahkan, bahwa Google sama sekali tidak memiliki kegiatan atau rencana untuk menangkap para pelaku atau menggunakan gambar tersebut untuk menuntut mereka. Google hanya memberi fasilitas kepada pihak kepolisian dan pihak berwenang. Seperti yang terjadi di Houston, Google hanya melaporkan temuan mereka kepada pihak kepolisian, dan sisanya pihak kepolisian setempat yang mengurusnya, tanpa adanya campur tangan Google tentunya.

    Gmail Google
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Davian Pramudya
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Full time blogger, hi tech lover.

    Related Posts

    Google Pixel 10a Meluncur, Hadirkan Fitur Satellite SOS

    19 Februari 2026

    Google Umumkan Pixel 10a Lewat Video Teaser, Ini Bocoran Desainnya

    5 Februari 2026

    Bocoran Harga dan Jadwal Peluncuran Google Pixel 10a Mulai Terungkap

    15 Januari 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.