Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Lembaga Survei Quick Count Yang Tidak Kredibel Harus Segera Diaudit
    Berita Nasional

    Lembaga Survei Quick Count Yang Tidak Kredibel Harus Segera Diaudit

    I Nengah Susila YasaI Nengah Susila Yasa10 Juli 20140
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Pilpres 20141
    Pilpres 20141

    RANCAH POST – Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) melayangkan surat panggilan dan akan mengaudit beberapa lembaga pelaksana quick count Pemilu Presiden 2014 yang masuk keanggotaan mereka .

    Di antara lembaga-lembaga itu yakni Lembaga Survei Indonesia, Indikator, Saiful Mujani Research & Consulting, Cyrus Network, Populi Center, Jaringan Suara Indonesia, dan Puskaptis.

    Hal itu akan dilakukan karena adanya polemik perbedaan hasil hitung cepat, di antara tiap lembaga survei tersebut. Terlebih, kata kata anggota Dewan Etik Persepi, Hamdi Muluk, semua lembaga penelitian tersebut telah menandatangani pakta integritas Persepi.

    Menurut Hamdi, audit tersebut dilakukan guna mengklarifikasi apa metodologi yang digunakan tiap lembaga survei dalam quick count. Apakah sudah sesuai dengan keilmuan dan tidak melanggar kode etik. Hasil klarifikasi, terang Hamdi akan diumumkan kepada publik.

    “Kami hanya ingin mengklarifikasi dan memastikan bahwa proses keilmuannya berjalan secara benar. Supaya masyarakat dapat kejelasan karena ada dua hasil yang berbeda,” kata Hamdi Muluk di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (9/7/2014).

    Persepi sendiri lanjut Hamdi, menduga ada manipulasi sampel data atau metodologi dari tiap lembaga. Sehingga terang dia, ada dua hasil yang berbeda dalam quick count Pemilihan Presiden 2014.

    “Karenanya kami harus melakukan audit. Persoalannya dimana, lalu kenapa hasilnya bisa berbeda. Padahal datanya semua dari proses pemilu yang sama,” kata Hamdi. Selain itu, audit kata Hamdi akan dilakukan guna memastikan bahwa proses pengambilan sampling dilakukan dengan benar.

    Lembaga Survei Nasional Pemilu Presiden 2014 Pilpres 2014 Quick Count
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    I Nengah Susila Yasa
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    I am web designer, writer and traveler.

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.